Suami Habisi Nyawa Istri di Flores Timur

Polisi Ungkap Motif Suami Bunuh Istri di Solor Selatan Flores Timur

"Motifnya pertengkaran suami istri. Suami emosi dan lakukan pembunuhan," ungkap Kapolsek Solor, Ipda Jefri Amalo, Minggu 28 Agustus 2022 di Solor.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / HO-HUMAS POLRES FLOTIM
DIAMANKAN - Terduga pelaku pembunuhan, Kanisius Rupa Kolin sudah diamankan Polisi. Kanisius Kolin diduga telah menghabisi nyawa istrinya di Desa Lemanu, Kecamatan Solor Selatan, Kabupaten Flores Timur, Minggu 28 Agustus 2022 pagi. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Amar Ola Keda

TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA- Kanisius Rupa Kolin (40), warga Desa Lemanu, Kecamatan Solor Selatan, Kabupaten Flores Timur tega menghabisi nyawa istrinya, Antonia Sana Herin, Minggu, 28 Agustus 2022 sekitar pukul 07.00 Wita.

Saat ini, Kanisius sudah diamankan polisi di Polsek Menanga, Solor Timur.

Polisi pun bekerja keras mengungkap motif dibalik aksi keji sang suami.

Dari keterangan keluarga korban, sebelum membunuh sang istri, pelaku sering menganiaya dan ancam membunuh korban. Bahkan, malam sebelumnya, keduanya terlibat cekcok.

Baca juga: Suami Bunuh Istri di Solor Selatan Flotim Serahkan Diri di Polsek Menanga

 

"Motifnya pertengkaran suami istri. Suami emosi dan lakukan pembunuhan," ungkap Kapolsek Solor, Ipda Jefri Amalo kepada wartawan, Minggu 28 Agustus 2022.

Ia mengatakan selain pelaku, polisi juga sudah mengamankan barang bukti berupa baju korban dan sebilah parang yang digunakan pelaku menghabisi korban.

"Parang dengan ukuran kurang lebih 90 cm dan baju korban sudah kita amankan," katanya.

Ia menuturkan, kejadian itu berawal sekitar pukul 05.00 Wita, korban hendak masuk ke dalam rumah untuk tidur, namun pelaku mengusir dan menendang korban.

Baca juga: Kronologi Suami di Solor Timur Bunuh Istri, Sempat Lari Ditebas dari Belakang

Karena diperlakukan demikian, korban pun memilih keluar dari dalam rumah. Selang beberapa saat pelaku masuk ke dalam rumah mengambil sebilah parang dan mengejar korban.

Nahas bagi korban, sesampai di depan rumah tetangga, pelaku berhasil mendapati korban dan langsung menebas korban dari belakang.

Pada saat pelaku mengejar korban, anak kandung korban pun ikut mengejar dari belakang hendak melindungi ibunya. Namun, saat tiba di tempat kejadian, sang anak melihat ibunya sudah tergelatak bersimbah darah.

Dari hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia akibat kehabisan darah.

"Ditemukan luka terbuka tebasan barang tajam pada leher sebelah kanan, luka tengkak pada leher belakang, lengan kanan, lengan kiri, bahu kiri serta tangan kanan," tandasnya. (*)

Berita Kasus pembunuhan lainnya

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved