Selasa, 5 Mei 2026

Berita Sikka

10 Jam Agustinus Bertengger di Papan Reklame Kota Maumere

Agustinus Woro nekat memanjat tiang reklame di depan pelataran Gelora Samador Maumere, Kabupaten Sikka,Jumat pagi 2 September 2022.

Tayang:
Editor: Egy Moa
zoom-inlihat foto 10 Jam Agustinus Bertengger di Papan Reklame Kota Maumere
TRIBUNFLORES.COM/PAULUS KEBELEN
AKSI NEKAT-Seorang pria tak dikenal memanjat tiang iklan depan Gelora Samador, Kelurahan Kabor, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Jumat 2 Agustus 2022. 

Pantauan TRIBUNFLORES.COM, pihak Sat Pol PP sudah menarik pasukan dari lokasi. Bujukan yang dilakukan selama dua jam hasilnya nihil.

Baca juga: Pria Panjat Tiang Reklame Belum Turun, Lempar Sepucuk Surat untuk Kapolres Sikka, Ini Isinya

4. Minta Kapolres Sikka dan Danramil untuk Bertemu Uskup Maumere.

Agustinus Woro meleparkan sepucuk surat tulisan tangan. Ia meminta Kapolres Sikka dan Danramil membantunya bertemu Uskup Maumere, Mgr. Ewaldus Martinus Sedu Pr. Surat itu jatuh persis di dekat mobil Sat Pol PP. Ia menulisnya dengan tinta pulpen berwana biru.

"Bapa Kapolres Sikka dan Bapa Danramil datang supaya fasilitasi saya mau bertemu Uskup Maumere," tulisnya.

Permintaan bertemu Uskup belum ditanggapi para pihak. Agustinus memberikan isyarat kalau dia tak akan turun sebelum memenuhi permintaannya.

5. Warga Kota Maumere heboh.

Aksi nekat Agustinus Woro sukses menyita perhatian warga Kota Maumere. Ribuan warga membludak di sekitar lokasi kejadian. Bukan sekadar menyaksikan, warga juga mengabadikan momen tersebut untuk diunggah ke platform media sosial.

Baca juga: Selain Kibarkan Bendera, Pria Panjat Tiang Reklame di Maumere Sikka, Bawa Poster Bertuliskan Hal Ini

Warga ingin memviralkan aksi tersebut mengingat kejadian ini untuk pertama kalinya terjadi di Nian Tana Sikka.

"Rekam saja. Kita viralkan dia," ucap beberapa warga di lokasi.

Hingga berita ini diterbitkan, Agustinus Woro masih melakukan aksi bisu. Ia enggan turun meski terik matahari semakin panas.

6. Bawa Bekal saat aksi bisu.

Agustinus Woro rupanya sudah memperispakan segala sesuatu dalam aksinya, salah satunya kebutuhan mengganjal kampung tengah (isi perut).

Dari atas ketinggian, Agustinus memegang kantong plastik berwana hitam. Didalamnya berisi air minum dan roti.

Menurut pengamatan warga, Antonius sudah memakan bekal tersebut. Warga menyebutnya orang nekat.

"Kami tadi lihat dia makan. Dia mungkin makan roti," ucap seorang ibu tanpa menyebutkan nama.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved