Berita Flores Timur
Ritual Adat Awali Peresmian Tower Telkomsel di Desa Waiula Flores Timur
Pada akhirnya juga orang di kampung sekalipun, bisa merasakan hal yang sama seperti di ibu kota. Program Jokowi untuk membangun Indonesia Timur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Kepala-Desa-Waiula-Linus-Sipri-Aran-memberikan-penjelasan-di-kediamaannya.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Nofri Fuka
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Seremonial adat peresmian Tower Telkomsel di Desa Waiula, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, akhirnya terlaksana pada Rabu 31 Agustus 2022 kemarin.
Perlu diketahui, Base Transceiver Station atau disingkat BTS adalah suatu Infrastruktur telekomunikasi yang memfasilitasi komunikasi nirkabel antara perangkat komunikasi dan jaringan operator.
Fungsi BTS adalah mengirimkan dan menerima sinyal radio ke perangkat komunikasi seperti telepon seluler, telepon rumah dan sejenis gawai lainnya, kemudian sinyal radio tersebut akan diubah menjadi sinyal digital yang selanjutnya dikirim ke terminal lainnya menjadi pesan atau data.
Jadi BTS merupakan sebuah rangkaian yang memiliki peran untuk membantu masyarakat dalam berkomunikasi satu dengan yang lainnya yang terpisah oleh jarak dan waktu. Instalasi BTS biasanya dilakukan pada sebuah tower, menara dan bangunan tinggi lainnya, agar sinyal yang dipancarkan dapat menjangkau area yang luas.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini Jumat 2 September 2022, Menjadi Manusia (Anggur) Baru
Tak bisa dimungkiri, Masyarakat Desa Waiula sangat merindukan BTS karena telah sekian lama sebagian besar masyarakat pengguna Handphone atau media telekomunikasi lainnya, sangat kesulitan mengakses sinyal.
Ada beberapa titik di wilayah Desa Waiula sebelum kehadiran tower, sudah memiliki kapasitas kekuatan sinyal, yang dipancarkan dari tower Desa Hewa, maupun dari Boru, namun hal ini belum bisa menjawabi kebutuhan masyarakat, karena dari tahun ke tahun, jumlah pengguna alat komunikasi terus meningkat.
Kepala Desa Waiula, Linus Sipri Aran, kepada TRIBUNFLORES.COM, pada Rabu 31 Agustus 2022 lalu , memberikan apresiasinya untuk Presiden Jokowidodo, karena sekarang terbukti bahwa Desa Waiula sudah merasakan dampak dari program pemerataan pembangunan.
"Pemerintah Desa Waiula menyambut baik program Jokowi untuk membangun Indonesia Timur. Bekerja sama dengan Telkomsel dan perusahaan dalam hal ini pihak ketiga sebagai pengelola, Pemerintah Desa Waiula melakukan penandatanganan MOU perihal eksistensi pemancar (tower) dimaksud," kata Sipri.
Sipri, lebih lanjut menegaskan, untuk sementara kehadiran tower di mata masyarakat orang desa memang luar biasa, karena kehadiran tower ini juga merupakan kebutuhan sangat mendasar bagi masyarakat. Manfaatnya luar biasa untuk informasi publik, terkhusus pihak lemerintah di tingkat desa dan anak-anak sekolah maupun pihak lain yang sangat membutuhkan.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini Jumat 2 September 2022, Menjadi Manusia (Anggur) Baru
"Pada akhirnya juga orang di kampung sekalipun, bisa merasakan hal yang sama seperti di ibu kota. Terkait program Jokowi untuk membangun Indonesia Timur bagian tol udara itu luar biasa," ujarnya.
"Saya sangat memberikan apresiasi karena terbukti, bahwa sekarang di Indonesia Timur khususnya di wilayah Desa Waiula, kami sudah merasakan itu. Mudah-mudahan merata juga buat wilayah desa yang lain di Propinsi Indonesia timur," katanya lagi.
Intinya, kehadiran tower, menurut Sipri, sangat memberikan sinyal baik buat masyarakat NTT khususnya Desa Waiula, Kecamatan Wulanggitang. Kehadiran tower berdampak luas khususnya di bidang pendidikan dan peningkatan ekonomi masyarakat dalam kaitan dengan komunikasi pasar lokal maupun pasar global.