Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Harian Katolik Hari Ini Sabtu 3 September 2022,Yesus Kristus Selalu Membela Orang Lemah

Baca Renungan Harian Katolik Hari Ini Sabtu 3 September 2022. Tema renungan Harian Katolik hari ini adalah Yesus Kristus Selalu Membela Orang Lemah.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/HO-PATER FREDY
Pater Fredy Jehadin,SVD dari Novisiat SVD, Kuwu, Manggarai, Ruteng, Flores NTT. 

Namum dalam proses selanjutnya, Tuhan menghendaki lain. Ia dipanggil untuk bekerja di ladang anggur Tuhan. Ia meletakan semua jabatan politiknya dan mengumumkan niatnya untuk menjalani kehidupan membiara. Ia menjual sebagian besar kekayaannya dan uang yang diperolehnya dimanfaatkan untuk mendirikan biara-biara.

Dalam biara ia menjalani kehidupan sebagai seorang rahib, namun ia tidak saja hidup dalam biara untuk berdoa dan bersemadi, tetapi juga giat membantu orang miskin dan tertindas. Ia menjadi diakon di Roma, kemudian menjadi Duta Besar di istana Konstantinopel. Tahun 590 Ia diangkat menjadi Paus.

Gregorius adalah Paus pertama yang secara resmi mengumumkan dirinya sebagai kepala Gereja Katolik sedunia. Ia memimpin Gereja selama 14 tahun, dan dikenal sebagai seorang Paus yang masyhur, negarawan dan administrator ulung di abad pertengahan. Meskipun demikian ia tetap rendah hati dan menyebut dirinya sebagai Abdi para abdi Allah (Servus servorum Dei). Julukan ini tetap dipakai hingga sekarang untuk jabatan Paus di Roma. Ia meninggal dunia pada tahun 604.


Santo Gregorius Agung sudah menghayati dan mengamalkan apa yang sudah diajarkan Kristus dalam hidupnya. Ia tinggalkan jabatan politiknya demi melayani orang miskin yang tidak diperhatikan. Ia berjuang membela orang yang sederhana, kelaparan dari pada menduduki tempat-tempat terhormat dalam istana kerajaan.
Apa yang sudah dibuat oleh Santo Gregorius Agung, sesungguhnya itulah yang selalu diharapkan oleh Yesus Kristus dari kita semua, yaitu prioritaskan kebutuhan dasar manusia dari pada utamakan hukum dan peraturan.

Saudara-saudari… Hari ini, kita mendengar bagaimana Yesus membela para muridNya sewaktu para muridNya dimarahi oleh orang Farisi. Orang Farisi berkata kepada para murid Yesus: “Mengapa kamu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat?”  Lukas 6: 2. Para murid tidak menjawab. Yang menjawab pertanyaan orang Farisi ini adalah Guru para murid sendiri, yaitu Yesus Kristus sendiri.

Yesus berkata: “Tidakkah kamu baca apa yang dilakukan oleh Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya lapar? Bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah dan mengambil roti sajian, lalu memakannya dan memberikannya kepada pengikut-pengikutnya, padahal roti itu tidak boleh dimakan kecuali oleh imam-imam?” Lukas 6: 3-4. Secara tidak langsung Yesus mau ingatkan orang Farisi bahwa selalu ada pengecualian. Hukum dibuat oleh manusia untuk kebaikan manusia, tetapi bukan untuk menyengsarakan manusia.

Kebutuhan dasar manusia tidak boleh diabaikan hanya karena mau menjaga keutuhan hukum. Kemudian Yesus menegaskan kembali kepada orang Farisi, siapakah Dia sesungguhnya. Katanya: “Anak manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.” Lukas 6: 5. Itu berarti apa yang dikehendaki Tuhan harus selalu menjadi prioritas.

Baca juga: Bacaan Injil Katolik Hari Ini Kamis 1 September 2022, Renungan Harian Katolik dan Mazmur Tanggapan


Apa yang dibuat Yesus sesungguhnya sudah menjadi inspirasi yang sangat baik bagi kita semua, yaitu untuk selalu berpihak kepada masayarakat yang lemah dan tak berdaya. Kita harus selalu siap membela mereka yang kelaparan, bukannya membebani mereka dengan hukum-hukum dan peraturan-peraturan yang kaku.

Marilah saudara-saudari, kita berdoa semoga Tuhan selalu menyadarkan kita agar kita selalu prioritaskan kebutuhan dasar manusia dari pada hokum dan peraturan yang kaku.

Kita memohon santo Gregorius Agung dan Bunda Maria untuk selalu mendoakan kita. Amen!
 
Renungan Katolik lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved