Berita Flores Timur

Dua Kali Abaikan Panggilan Kejari Flotim, Tersangka Dana Covid19 Dijemput Paksa

Kejaksaan Negri Flores Timur melayangkan dua kali panggilan kepada PLT,tersangka dugaan korupsi dana Covid-19 Kabupaten Flores Timur.

Editor: Egy Moa
TRIBUNFLORES.COM / HO-KEJARI FLOTIM
DITAHAN - Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Flores Timur di Kota Larantuka resmi menahan Sekertaris Daerah (Sekda) PIG sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana Covid-19, Kamis 22 September 2022. Tampak PIG sudah mengenakan rompi saat ditahan penyidik Kejari Flotim di Kota Larantuka. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kebelen

TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA-Bendahara BPBD Kabupaten Flores Timur berinisial PLT tidak menghadiri surat panggilan kedua yang dilayangkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Flores Timur untuk diperiksa sebagai tersangka dugaan korupsi pengelolaan anggaran penanganan Covid-19.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Flores Timur, Cornelis Oematan, melalui keterangan tertulis mengatakan masih menunggu tersangka PLT hingga pukul 16.00 Wita, namun tak ada titik terang.

"Yang bersangkutan tidak hadir di Kantor Kejaksaan Negeri Flores Timur tanpa keterangan atau alasan yang sah," ujarnya pada Senin 26 September 2022.

Mantan Kepala Seksi Intelijen Kejari Sikka menerangkan, tersangka PLT bakal dijemput paksa jika tidak merespon panggilan ketiga yang akan dilayangkan Kejari Flores Timur hari ini juga.

Baca juga: Kembangkan Tanaman Bonsai, Pria di Flores Timur Ini Raup Omzet Puluhan Juta

"Hari ini pihak Kejaksaan Negeri Flotim melayangkan surat panggilan ketiga," tandasnya.

Pihaknya akan menetapkan yang bersangkutan masuk dalam daftar pencarian orang mengingat tersangka sudah dua kali mengabaikan surat panggilan.

"Apa bila tidak ditemukan, penyidik akan menetapkan yang bersangkutan dalam daftar pencarian orang," katanya.

Berdasarkan informasi, PLT disebut-sebut tak muncul pasca ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi. Keberadaannya pun belum diketahui hingga saat ini.

Baca juga: El Tari Memorial Cup, Komisi Disiplin Asprov PSSI NTT akan Beri Sanksi Perseftim Flores Timur

Selain PLT, ada dua tersangka lain yaitu, Sekretaris Daerah (Sekda) Flores Timur, PIG, dan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Flores Timur, AHB. Keduanya ditahan di Rutan Kelas II B Larantuka selama dua puluh hari kedepan.

Sebelumnya diberitakan, Kejari Flores Timur menetapkan tiga orang tersangka dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan anggaran percepatan penanganan Covid-19 di BPBD Flores Timur tahun anggaran 2020.

Berdasarkan hasil refocusing kegiatan dan realokasi anggaran untuk percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Flores Timur, Kantor BPBD Flores Timur mendapat alokasi dana belanja tidak terduga Rp 6.482.519.650 diperuntukan untuk penanganan darurat bencana.

Proses pengajuan pencairan anggaran belanja tidak terduga dilakukan tidak sesuai peraturan perundang-undangan. Pertanggungjawaban penggunaan dana tanpa didukung bukti yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Penyidik Kejari Flotim Tahan Sekda Flores Timur Tersangka Dugaan Kasus Korupsi

Berdasarkan Laporan Hasil Perhitungan Kerugian Keuangan Negara dari BPKP Nomor PE.03.03/SR-294/PW24/5/2022 tanggal 16 Agustus 2022  terdapat penyimpangan yang menimbulkan kerugian keuangan negara  Rp 1.569.264.435. 

Berita Flores Timur lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved