Universitas Nusa Nipa di Maumere

FKIP Universitas Nusa Nipa Pemenang Hibah PKM Kemendikbud dan Ristek Sambangi Kojadoi

Kegiatan PKM di bawah payung judul “Pendampingan Guru-Guru SMPN 4 Kojadoi Dalam Penyusunan Modul Ajar Berbasis Kearifan Lokal Kabupaten Sikka.

Editor: Nofri Fuka
TRIBUNFLORES.COM/HO - HUMAS Universitas Nusa Nipa
TIM - Tim Dosen yang beranggotakan 3 dosen dan dibantu oleh 4 mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Nusa Nipa usai melaksanakan rangkaian kegiatan pengabdian di berpose bersama para guru SMPN 4 Kojadoi, Rabu, 31 Agustus 2022 hingga 13 September 2022 lalu. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Aris Ninu

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Tim Dosen FKIP Universitas Nusa Nipa di Maumere, Kabupaten Sikka, Flores yang menjadi pemenang hibah Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Kemendikbud Ristek melakukan kegiatan pengabdian di SMPN 4 Kojadoi.

Kegiatan PKM di bawah payung judul “Pendampingan Guru-Guru SMPN 4 Kojadoi Dalam Penyusunan Modul Ajar Berbasis Kearifan Lokal Kabupaten Sikka Melalui Model Problem Based Learning”. 

Tim Dosen yang beranggotakan 3 dosen dan dibantu oleh 4 mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Nusa Nipa melaksanakan rangkaian kegiatan pengabdian sejak Rabu, 31 Agustus 2022 hingga 13 September 2022 lalu.

Adapun rangkaian kegiatan pengabdian ini dikemas dalam beberapa kegiatan, di antaranya kegiatan sosialisasi penyusunan modul ajar berbasis kearifan lokal Kabupaten Sikka,  pendampingan penyusunan modul ajar dan penggunaan media dan model pembelajaran Problem Based Learning sebagai salah satu alternatif penerapan modul kearifan lokal di SMPN 4 Kojadoi.

Baca juga: Gelar Syukuran, Lulusan Terbaik Fakultas Ekonomi Unipa Maumere Ini Bagi Makanan untuk Pemulung

 

Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan evaluasi kegiatan pendampingan untuk mengukur tingkat pemahaman guru dalam menyusun dan membuat modul kreatif berbasis IT dan berkolaborasi dengan nilai-nilai kearifan lokal sebagai materi ajar.

Adapun sasaran kegiatan pendampingan ini adalah semua guru SMPN 4 Kojadoi yang berjumlah 12 orang.

Ketua Tim PKM, Sri Sulistyaningsih Natalia Daeng Tiring, S.Si., M.Pd, dalam rilisnya kepada TRIBUNFLORES.COM di Maumere, Rabu, 28 September 2022 siang menjelaskan tentang latar belakang dan manfaat pelaksanaan kegiatan ini.

“Kegiatan ini sangat penting mengingat banyak fenomena yang terjadi, guru yang merasa ogah untuk berkreasi dalam mengajar sehingga kegiatan pembelajaran secara konvensional sangat membosankan. Adanya kegiatan pendampingan bagi guru-guru tersebut akan sangat membantu mereka dalam membuat bahan ajar yang bagus dan menarik, serta berangkat dari konteks budaya lokal dan kearifan yang tumbuh-berkembang di dalam masyarakat Sikka,” terang Sri.

Baca juga: Rudy Johan Lulusan Terbaik Unipa Indonesia 

Kepala SMPN 4 Kojadoi, Asri Madi, S.Pd mengaku senang dengan kehadiran Tim FKIP Universitas Nusa Nipa di Kojadoi.

Pasalnya, pihaknya mendapatkan kesempatan berharga bagi guru-gurunya untuk mengenal dan mengimplementasikan berbagai metode dan model pembelajaran sebagaimana diarahkan oleh Tim Dosen dari Universitas Nusa Nipa.

“Sebagai kepala sekolah saya berterima kasih sebesar-besarnya kepada Tim Pengabdian dari Universitas Nusa Nipa yang telah membagi pengetahuan dan keterampilan dalam menyusun media dan bahan ajar, terutama modul ajar berbasis kearifan lokal Kabupaten Sikka. Sekolah ini berada dalam zona 3T dengan berbagai persoalan kualitas pembelajaran yang kurang mutakhir, ditambah akses informasi, komunikasi dan transportasi yang masih menjadi kendala, kami para guru menjadi terbatas ruang gerak dan daya kreatif kami dalam mengelola kelas dan membimbing anak-anak. Hadirnya Tim Dosen yang memberikan pendampingan, sekiranya menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkreasi dan saling berkolaborasi menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan dan berkualitas,” imbuh Asri Madi.

Sebelumnya, berdasarkan informasi yang diterima media ini, kegiatan PKM ini beranggotakan 3 dosen dan 4 mahasiswa selama beberapa hari di aula SMPN 4 Kojadoi yang terletak di sebuah pulau sebelah utara Kabupaten Sikka. Ketiga dosen itu adalah Sri Sulistyaningsih Natalia Daeng Tiring, S.Si., M.Pd (Ketua Tim) yang membawakan materi Kiat Sukses Menyusun Modul Ajar Dengan Aplikasi; Marianus Yufrinalis, S.Fil., M.A (Anggota tim) yang membawakan materi tentang Implementasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Kabupaten Sikka Dalam Pembelajaran di SMP; dan Lusiana Mariyeta Balik, S.S., M.Pd (Anggota tim) yang membawakan materi tentang Pengembangan Kurikulum Sekolah Menuju Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila.

Baca juga: Ketua Pengurus Yayasan Nusa Nipa Minta Wisudawan Jangan Puas Diri, Wisuda Unipa Indonesia XVI

 

Sedangkan keempat mahasiswa yang diikutsertakan dalam kegiatan ini adalah Nungki Anjali Maimuna, Sozima Nervanisa Putri, Irene Lete Manuk dan Sofia Anisa.

Keempat mahasiswa ini turut mengambil bagian dalam persiapan hingga pelaksanaan kegiatan PKM ini dan sesuai amanah implementasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), keempatnya mendapatkan konversi mata kuliah sebesar 12 SKS dari keikutsertaannya. (ris)

 

Berita Universitas Nusa Nipa Lainnya

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved