Breaking News:

Berita Flores Timur

BPS Flores Timur Galang Kolaborasi Sukseskan Registrasi Sosial Ekonomi

Badan Pusat Statistik Kabupaten Flores Timur menggelar rapat koordinasi daerah Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi melibatkan semua stakeholder

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/PAULUS KEBELEN
Rapat Koordinasi Daerah pendataan awal Regsosek di Gedung Serba Guna OMK Keuskupan Larantuka, Rabu 28 September 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kebelen

TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA-Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Flores Timur menggelar rapat koordinasi daerah (Rakorda) Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) di Gedung Serba Guna OMK Keuskupan Larantuka, Rabu 28 September 2022. 

Kepala BPS Flores Timur, Kornelis Lonek Ama mengatakan Regsosek 2022 merupakan kegiatan super prioritas sejalan instruksi Presiden Joko Widodo tanggal 16 Agustus 2022.  Pendataan awal Regsosek akan menghasilkan data terpadu untuk keseluruhan program yang dibutuhkan masyarakat untuk kebijakan pemerintah yang lebih terarah.

“Tujuan dari Rakorda Regsosek ini adalah untuk menyamakan persepsi, menggalang dukungan dan membangun kolaborasi untuk suksesnya pelaksanaan Regsosek di seluruh wilayah Kabupaten Flores Timur," katanya.

Menurut dia, penyusunan data program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat berdasarkan Undang Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan Peraturan Pemerintah Nomor 51 tahun 1999 mengenai Penyelenggaraan Statistik yaitu mengamanatkan kepada BPS untuk melakukan pendataan Regsosek tahun 2022, serta menetapkan standaritas kualitas pemutakhiran berkelanjutan.

Baca juga: Potensi Ikan Melimpah Jadi Ladang Usaha Anak Muda di Flores Timur

Kornelis berharap, jajaran Pemerintah Daerah Flores Timur turut mendukung kegiatan ini dengan menjalin sinergi bersama organisasi kemasyarakatan serta berperan aktif dalam pelaksanaan pendataan awal Regsosek tahun 2022.

Asisten Sekda Flores Timur, Abdur Razak Jakra mengatakan  Regsosek merupakan buah dari kajian dan diskusi panjang yang telah dilakukan berbagai unsur di Pemerintah Pusat.

“Pemerintah merasakan bahwa pelaksanaan perlindungan sosial perlu perbaikan. Bantuan sosial sebagai bagian dari perlindungan sosial harus kita salurkan tepat sasaran pada masyarakat yang betul-betul membutuhkan, termasuk yang terkena guncangan seperti Pandemi Covid-19, serta dampak krisis pangan yang melanda dunia saat ini," katanya.

Selain itu, lanjut dia, Regsosek bagian dari Reformasi Sistem Perlindungan Sosial yang konsepnya telah dirancang sejak tahun 2020.

Baca juga: 100 Nelayan Flores Timur Ikut Pelatihan Penangkapan Ikan Berbasis Digital

Ia berharap kegiatan tidak berhenti pada pendataan awal, namun masyarakat juga mampu menyadari bahwa Regsosek harus dimutakhirkan secara berkala dan membutuhkan partisipasi aktif semua pihak.

“Saya mendorong semua pihak untuk mengoptimalkan pemanfaatan Regsosek dalam setiap perencanaan dan implementasi program pembangunan. Kedepannya, Regsosek juga akan terhubung dengan data ketenagakerjaan dan dunia usaha secara keseluruhan termasuk UMKM serta yang berkaitan dengan pembangunan di berbagai bidang," ajaknya.

Abdur berpesan kepada para Camat, Kepala Desa, dan Lurah terus berkolaborasi bersama BPS Flores Timur untuk memfasilitasi kelancaran pelaksanaan di wilayah masing-masing sehingga data yang dihasilkan benar-benar obyektif dan membawa manfaat.

Kegiatan ini dihadiri Dandim 1624 Flores Timur, Letkol. Inf. Tunggul Jati SH, Kasi Intel Kejari Flores Timur, Taufik Tahjudin SH, Hakim Pengadilan Negeri Larantuka, Tigor Hamonangan Napitupulu SH, Kepala KPPN Larantuka, Nengah Santi, Kepala Kantor Pertanahan Flores Timur, Jeny Selfiana SE, Kepala BP4D  Flores Timur, Apolonia Corebima SE,M.Si, Kadis Sosial, Anselmus Maryanto S.Sos, Kadis Kesehatan, dr. Agustinus Ogie Silimalar,para camat, kepala desa dan lurah.

Berita Flores Timur lainnya

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved