El Tari Memorial Cup 2022
El Tari Memorial Cup, 'Demam' Sepak Bola Masyarakat Lembata
Masyarakat Lembata tiba-tiba mengalami 'demam' sepak bola sejak perhelatan kualifikasi Liga 3 El Tari Memorial Cup dibuka resmi pada 9 September 2022
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Demam-Sepak-Bola-Masyarakat-Lembata.jpg)
Dari Kecamatan Nubatukan, Lebatukan, Ile Ape, Ile Ape Timur, Atadei, Wulandoni, Omesuri, Buyasuri dan Nagawutung, mobil-mobil truk, pikap, kendaraan roda dua dan bus-bus angkutan umur dikerahkan untuk mengangkut pendukung Persebata Lembata menuju Stadion Gelora 99.
Kick off laga final baru berlangsung pukul 14.30 Wita. Tapi, penonton sudah mulai mendatangi stadion sejak pukul 10.00 Wita.
Menjelang pukul 12.00 Wita, di jalanan kota Lewoleba, iring-iringan kendaraan dari desa-desa berjejer menuju stadion yang berada di desa Pada, Kecamatan Nubatukan.
Panas, debu dan asap kendaraan tak ada artinya bagi ribuan pendukung yang sudah tak sabar menyaksikan Cesar Making dan kawan-kawan berlaga di lapangan.
Baca juga: El Tari Memorial Cup 2022, Pendukung Perseftim Obrak-Abrik Stadion Gelora 99 Lembata
Gong dan gendang yang ditabuh justru semakin membakar semangat para pendukung Persebata dari berbagai pelosok Lembata.
Broin Tolok, aktivis dan jurnalis senior, menyebutkan sepak bola telah mempersatukan masyarakat Lembata. Selama hampir sebulan, masyarakat sejenak berhenti bicara tentang konstelasi politik menjelang Pilkada 2024.
Di jagad maya, netizen kehilangan minat bicara siapa bupati dan wakil bupati yang akan maju nanti atau potensi kemenangan bakal calon kepala daerah dari daerah pemilihan tertentu.
Potret semacam ini, kata Broin Tolok, nyaris tak pernah terjadi lagi. Gelaran El Tari Memorial Cup menghapus polarisasi Uyelewun Raya, Ile Ape dan Selatan yang selalu didengungkan setiap kali hajatan politik.
Baca juga: El Tari Memorial Cup 2022, 7 Fakta Unik Babak Penyisihan, dari Gol untuk Ayah Hingga PSN Ngada
Masyarakat datang dari seluruh penjuru Bumi Lepan Bata, hanya dengan satu tujuan; melihat Persebata Lembata berlaga di final El Tari Memorial Cup XXXI Tahun 2022.
"Bumi Lembata menangis haru menyaksikan sejarah yang ditorehkan hari ini. Bumi Lembata mau menyaksikan bahwa Lembata cinta damai," demikian teriak Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lembata, Markus Labi Waleng ketika rintik hujan mulai membahasi Stadion Gelora 99 sebelum kick off berlangsung.
Ya, sejarah memang terukir di Kabupaten Lembata sebagai penyelenggara sekaligus lolos sebagai finalis El Tari Memorial Cup.
Tapi, mungkin orang perlu sepakat; sejauh ini, hanya sepak bola yang bisa mempersatukan masyarakat Lembata. (*)