Berita Manggarai Timur

Tak Ada Listrik, Tiga Ruangan SMAN 2 Sambi Rampas Terbakar

Kepolisian Sektor Sambi Rampas di Kabupaten Manggarai Timur diharapkan bisa mengungkapkan penyebab kebakaran tiga ruangan di SMAN 2 Sambi Rampas.

Editor: Egy Moa
ISTIMEWA
Anggota Polsek Sambi Rampas melakukan olah tempat kejadian perkara ebakaran gedung SMAN 2 Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG-Kepolisian Polsek Sambi Rampas, Polres Manggarai Timur masih melakukan penyelidikan kebakaran bangunan milik SMA Negeri 2 Sambi Rampas di Kampung Temba Lajar, Desa Nanga Mbaur, Kecamatan Sambi Rampas, Minggu 18 September 2022 sekitar pukul 17.50 Wita. 

Kepala SMA Negeri 2 Sambi Rampas, Lukman, berharap agar polisi berhasil mengungkap penyebab kebakaran itu. Kebakaran itu mengakibatkan dua ruangan darurat dan sebuah ruangan bendahara terbakar. 

Pada ruangan darurat sebagian besar ludes terbakar sedangkan sebagian kecil kursi dan meja dapat di selamatkan. Sedangkan di ruangan bendahara sebagian besar tidak terbakar dan dapat diselamatkan hanya ada sebagian kecil meja, kursi, jendela dan buku-buku yang terbakar. 

Lukman juga tidak mengatahui apa penyebab kebakaran tersebut.

Baca juga: Dua Murid SD Tenggelam di Wae Pelas Manggarai Timur

"Kalau kosleting listrik kami di sekolah sini belum ada listrik. Kami tidak mengatahui sumber api dari mana,"ujarnya.

Lukman menjelaskan titik api pertama dilihat dari ruangan darurat dan kemudian salah satu titik api juga dilihat di ruangan bendahara. Adapun ruangan bendahara dan ruangan darurat terpisah dan berjarak. 

"Kami malam itu fokus di ruangan darurat, tiba-tiba salah satu guru ini, lihat titik api juga di ruangan bendahara. Karena itu kami langsung berupaya untuk memadamkan api itu,"ujar Lukman. 

Dikatakan Lukman, terkait peristiwa kebakaran tersebut, kini pihak kepolisian dari Polsek Sambi Rampas, sedang dalam proses penanganan dan juga telah melakukan olah TKP pada Senin 19 September 2022.

Baca juga: Cerita Maya Siswi SDK Rana Loba Borong Juara 1 Lomba Tutur Kitab Suci di Manggarai Timur

Karena itu, Kata Lukman, pihaknya menaruh harapan besar kepada aparat penegak hukum dari Kepolisian Polsek Sambi Rampas bisa berhasil mengungkap penyebab kebakaran itu. 

Kapolres Manggarai Timur AKBP I Ketut Widiarta S.H.,S.I.K.,M.Si melalui Kanit Reskrim Polsek Sambi Rampas, Aipda Hamdan kepada TRIBUNFLORES.COM, Rabu 28 September 2022, menerangkan, pada saat kebakaran tersebut, pihaknya langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) dan tiba si TKP sekitar pukul 18.20 Wita bersama unsur Forkopimca. Mereja bersama-sama para guru dan warga untuk berusaha memadamkan api dan mengevakuasi barang-barang dan langsung melakukan olah TKP. Kemudian olah TKP dilanjutkan pada Senin 19 September 2022.

Dalam proses penyelidikan itu, kata Hamdan, sudah ada lima orang saksi yang sudah diperiksa untuk diambil keterangan. Para saksi adalah guru dan sekuriti.  Namun kata Hamdan, proses penyelidikan tetap dilanjutkan karena belum ada cukup bukti yang akurat untuk mengungkap penyebab kebakaran itu. 

"Hasilnya kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan lebih mendalam karena hasilnya belum ada cukup bukti yang kuat dan akurat terkait penyebab kebakaran itu. Police line masih di pasang di lokasi TKP karena kami masih membutuhkan sejumlah keterangan tambahan dari saksi-saksi lainya," ujarnya.

Berita Manggarai Timur lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved