Berita Sikka

Ayahnya Sakit, Riko Bantu Sang Ibu Jual Nasi Kuning di Kota Maumere

Ia menjual nasi kuning untuk membantu sang ibu tercinta yang setiap membuka usaha makanan di Kota Maumere.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUN FLORES. COM/KRISTIN ADAL
PENJUAL NASI KUNING- Riko Leven (19) penjual nasi kuning di Jalan Anggrek No 11, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Senin, 3 Oktober 2022 pagi. 

Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM, Kristin Adal

TRIBUN FLORES. COM, MAUMERE - Usianya yang masih muda tidak membuat Riko Leven (19), warga Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka merasa malu menjual nasi kuning di Kota Maumere.

Ia menjual nasi kuning untuk membantu sang ibu tercinta yang setiap membuka usaha makanan di Kota Maumere.

Saat melewati Jalan Anggrek No 11, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka pada sisi utara badan jalan ada gerobak berwarna hijau toska muda berada di depan emperan toko sembako.

Gerobak milik Riko bertuliskan Nasi Kuning.

Baca juga: Takut Ditilang Polisi, Pengendara Pura-pura Nongkrong di Monumen Tsunami Maumere

 

Dijumpai TribunFlores.Com, Senin, 3 Oktober 2022 pagi, tampak Riko sedang melayani pembeli nasi kuning dari gerobaknya.

Tangannya cekatan mengambil selembar kertas nasi lalu meletakan lagi selembar daun pisang di atasnya sebagai wadah nasi kuning. Tidak lupa ia menambahkan sambal, serundeng, ikan pada nasi kuning dan dibungkus dengan rapi.

Sambil melayani pembeli Riko mengatakan, sejak pukul 06.00 WITA ia mendorong gerobak dari rumah yang berada di lorong Agung, Pasar Bongkar, Kota Maumere.

Jaraknya tidak begitu jauh dari tempat ia berjualan nasi kuning. Gerobaknya sudah diisi termos nasi, taperwer untuk lauk dan sayur, perlengka-pan makan dan minum untuk pembeli.

"Rumah tidak jauh dari sini. Saya dorong gerobak nasi kuning dari rumah sampai ke sini setiap hari," tutur Riko.

Ia mengatakan sudah dua bulan ia berjualan nasi kuning untuk membantu ibunya. Nasi kuning yang ia jual dengan harga Rp 5000, Rp 7000 dan Rp 8000 per bungkus.

Baca juga: Tasia Percaya Diri Ikut Lomba Pidato Bahasa Inggris Meriahkan HUT ke 33 SMAS John Paul Maumere

Dari hasil menjual nasi kuning bisa mampu meraup keuntungan Rp 300 ribu hingga Rp 400 ribu per hari.

Riko berkisah kalau ibunya juga menjual nasi kuning di tempat lain di Kota Maumere setiap hari.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved