Penemuan Mayat di Sikka
Seorang Gadis Ditemukan Tak Bernyawa di Nangahale, Polisi Sebut Tidak Ada Tanda Kekerasan
Dokter Puskesmas Watubaing melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik ditubuh korban.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnold Welianto
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Pihak kepolisian dari Inafis Polres Sikka, dan Polsek setempat memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan terhadap seorang perempuan yang meninggal dunia di Blok N Dusun Namangdoi Desa Nangahale Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka, Kamis 6 Oktober 2022.
Kapolsek Waigete Ipda I Wayan Artawan, kepada TribunFlores.Com, menjelaskan setelah Tim INAFIS Polres Sikka dan Dokter Puskesmas Watubaing melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik ditubuh korban.
"Dari hasil pemeriksaan tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik,"ujarnya.
Sementara itu menurut keterangan dari keluarga korban bahwa selama ini korban menderita penyakit Epilepsi/mati kambing.
Baca juga: Gadis yang Ditemukan Meninggal Dunia di Nangahale hendak ke Wuring, Ini Kata Kades Sahanudin
Keluarga korban menolak dilakukan autopsi terhadap tubuh korban dan keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan keluarga korban telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi.
Saat ini mayat korban langsung dibawah oleh keluarga kerumah korban di Dusun Parumaan Desa Perumaan Kecamatan Alok Timur menggunakan Perahu Nelayan.
Hendak ke Wuring
Sebelumnya, Suci Indriani (18) ditemukan meninggal dunia di Dusun Namangdoi, Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kamis 6 Oktober 2022 pagi.
Diketahui, Suci merupakan warga Dusun Perumaan, Desa Perumaan, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka.
Korban datang dari Perumaan ke Nangahale sejak hari Senin dan tujuan ke Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Sikka.
Korban ditemukan warga Desa Nangahale Kamis, 06 oktober 2022. sekitar pukul 06.00 wita.
Kepala Desa Nangahale, Sahanudin saat ditemui TribunFlores.com di lokasi kejadian menyatakan korban berasal dari Parumaan.
Baca juga: Keluarga Menangis Histeris saat Jasad Korban Dievakuasi ke Puskesmas Watubaing Sikka
"Orang tua korban mendapat telpon dari keluarga di Nangahale bahwa korban meninggal dan di temukan oleh tetangga yang mau menyapu halaman rumah. Sehingga melaporkan kepala desa dan menghubungi anggota pospol untuk tindak lanjut," katanya.