Misa Hari Minggu

Misa Hari Minggu 6 November 2022, Mazmur Tanggapan, Bacaan Injil Katolik & Renungan Harian Katolik

Simak misa hari minggu 6 November 2022, lengkap Bacaan Injil dan Mazmur Tanggapan. Misa Hari Minggu Biasa XXXII Tahun C, Minggu 6 November 2022.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/MARIA MANGKUNG
GEREJA - Tampak depan Gereja Santo Yohanes Maria Vianney Magepanda, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Misa Hari Ini Minggu 6 November 2022, Mazmur Tanggapan & Renungan Harian Katolik. 


03. TOBAT DAN PERMOHONAN AMPUN

P : Marilah kita mengakui bahwa kita berdosa terutama karena kita meragukan kehadiran Tuhan dalam
hidup kita. Kita mohon pengampunan agar hati kita menjadi layak untuk perayaan Sabda ini.

U : Saya mengaku kepada Allah yang Mahakuasa, dan kepada saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa, dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian. Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa. Oleh sebab itu saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para malaikat dan orang kudus dan kepada saudara sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
P : (dengan tangan terkatup) Semoga Allah memandang dan memperhatikan kita. Semoga Ia menunjukkan kerelaan hati-Nya serta memberikan pengampunan dosa dan damai sejahtera kepada kita.
U : Amin.


04. MENYANYIKAN LAGU KEMULIAAN

[Dianjurkan untuk memakai Madah Kemuliaan di bawah ini]
P : Kemuliaan kepada Allah di surga
U : dan damai di bumi
kepada orang yang berkenan pada-Nya.
P : Kami memuji Dikau,
U : Kami meluhurkan Dikau.
P : Kami menyembah Dikau,
U : Kami memuliakan Dikau.
P : Kami bersyukur kepada-Mu,
karena kemuliaan-Mu yang besar.
U : Ya Tuhan Allah, raja surgawi,
Allah Bapa yang Mahakuasa.
P : Ya Tuhan Yesus Kristus, Putera yang tunggal.
U : Ya Tuhan Allah, Anak Domba Allah, Putera Bapa.
P : Engkau yang menghapus dosa dunia,
kasihanilah kami.
U : Engkau yang menghapus dosa dunia,
kabulkanlah doa kami.
P : Engkau yang duduk di sisi Bapa,
kasihanilah kami.
U : Karena hanya Engkaulah kudus.
P : Hanya Engkaulah Tuhan.
U : Hanya Engkaulah Mahatinggi, ya Yesus Kristus.
P : bersama dengan Roh Kudus,
U : dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin.


05. DOA PEMBUKA


P : Marilah kita berdoa, [hening sejenak]
Ya Tuhan, kami bersyukur atas kehidupan yang kami terima. Engkau selalu menyertai dan meneguhkan kami dengan berbagai cara. Semoga kami selalu terbuka kepada-Mu dan selalu berusaha menghidupi dan mempertahankan iman kami kepada-Mu, agar
kami terarah kepada kehidupan kekal. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa, bersama dengan Dikau, dalam persatuan dengan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.
U : Amin.

06. AJAKAN MENDENGARKAN SABDA TUHAN

P : Marilah kita membuka hati kita untuk mendengarkan Sabda Tuhan dan menerimanya
agar Sabda Tuhan menjadi pelita iman kita dan
tongkat penuntun jalan hidup kita.
07. BACAAN PERTAMA (2Mak. 7:1-2,9-14)
L : Bacaan dari Kitab Kedua Makabe
Terjadi pula yang berikut ini: Tujuh orang
bersaudara serta ibu mereka ditangkap. Lalu
dengan siksaan cambuk dan rotan mereka mau
dipaksa oleh sang raja untuk makan daging babi
yang haram. Maka seorang dari antara mereka,
yakni yang menjadi juru bicara, berkata begini:
“Apakah yang hendak baginda tanyakan kepada
kami dan apakah yang hendak baginda ketahui?
Kami lebih bersedia mati dari pada melanggar
hukum nenek moyang.”
Ketika sudah hampir putus nyawanya berkatalah ia:
“Memang benar kau, bangsat, dapat menghapus
kami dari hidup di dunia ini, tetapi Raja alam
semesta akan membangkitkan kami untuk
kehidupan kekal, oleh karena kami mati demi
hukum-hukum-Nya!” Sesudah itu maka yang ketiga
disengsarakan. Ketika diminta segera dikeluarkannya lidahnya dan dengan berani dikedangkannya
tangannya juga. Dengan berani berkatalah ia: “Dari
Sorga aku telah menerima anggota-anggota ini dan
demi hukum-hukum Tuhan kupandang semuanya
itu bukan apa-apa. Tetapi aku berharap akan
mendapat kembali semuanya dari pada-Nya!”
Sampai-sampai sang raja sendiri serta pengiringnya
pun tercengang-cengang atas semangat pemuda
itu yang memandang kesengsaraan itu bukan apaapa. Sesudah yang ketiga berpulang, maka yang
keempat disiksa dan dipuntungkan secara
demikian pula. Ketika sudah dekat pada akhir
hidupnya berkatalah ia: “Sungguh baiklah
berpulang oleh tangan manusia dengan harapan
yang dianugerahkan Allah sendiri, bahwa kami akan
dibangkitkan kembali oleh-Nya. Sedangkan bagi
baginda tidak ada kebangkitan untuk kehidupan.”
Demikianlah Sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini Sabtu 5 November 2022, Allah atau Mamon?

08. MENDARASKAN MAZMUR TANGGAPAN

Refren (Mzm. 17:15b)
Pada waktu bangun,
aku akan menjadi puas dengan wajah-Mu, ya Tuhan.
Mzm. 17:1,5-6,8b,15
Dengarkanlah, TUHAN, perkara yang benar,
perhatikanlah seruanku;
berilah telinga akan doaku,
dari bibir yang tidak menipu.
(Refren)
Langkahku tetap mengikuti jejak-Mu,
kakiku tidak goyang.
Aku berseru kepada-Mu,
karena Engkau menjawab aku, ya Allah;
sendengkanlah telinga-Mu kepadaku,
dengarkanlah perkataanku.
(Refren)
Sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu
dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu,
dan pada waktu bangun
aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu.
(Refren)

09. BACAAN KEDUA (2Tes. 2:16 – 3:5)

L : Bacaan dari Kedua Rasul Paulus kepada jemaat di
Tesalonika
Saudara-saudari, Ia, Tuhan kita Yesus Kristus, dan
Allah, Bapa kita, yang dalam kasih karunia-Nya telah
mengasihi kita dan yang telah menganugerahkan
penghiburan abadi dan pengharapan baik kepada
kita, kiranya menghibur dan menguatkan hatimu
dalam pekerjaan dan perkataan yang baik.
Selanjutnya, saudara-saudara, berdoalah untuk
kami, supaya firman Tuhan beroleh kemajuan dan
dimuliakan, sama seperti yang telah terjadi di
antara kamu, dan supaya kami terlepas dari para
pengacau dan orang-orang jahat, sebab bukan
semua orang beroleh iman. Tetapi Tuhan adalah
setia. Ia akan menguatkan hatimu dan memelihara
kamu terhadap yang jahat. Dan kami percaya dalam
Tuhan, bahwa apa yang kami pesankan kepadamu,
kamu lakukan dan akan kamu lakukan. Kiranya
Tuhan tetap menujukan hatimu kepada kasih Allah
dan kepada ketabahan Kristus.
Demikianlah Sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah.

10. ALLELUIA (Why. 1:5a,6b)

Halaman
1234
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved