Sabtu, 30 Mei 2026

Berita NTT

Diduga Terseret Banjir, 1 Warga TTS Ditemukan Meninggal Dunia

Ia hanyut saat sedang menyeberangi Sungai Noebesi yang saat itu sedang meluap. Di wilayah setempat dilanda hujan lebat dengan intensitas tinggi sebelu

Tayang:
Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Diduga Terseret Banjir, 1 Warga TTS Ditemukan Meninggal Dunia
POS-KUPANG.COM/HO-BPBD NTT
PENEMUAN JENAZAH - Satu korban tewas akibat terseret banjir di Kabupaten TTS saat ditemukan pada Kamis 10 November 2022 pagi. Ia diduga hanyut saat sedang menyeberangi Sungai Noebesi yang saat itu sedang meluap. Di wilayah setempat dilanda hujan lebat dengan intensitas tinggi sebelumnya. 

TRIBUNFLORES.COM, SOE - Satu orang warga Timor Tengah Selatan (TTS) Provinsi NTT ditemukan tewas diduga sebelumnya terseret banjir.

Korban merupakan warga Desa Noebesi, Kecamatan Nunbena, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Korban dilaporkan meninggal dunia dalam pristiwa banjir yang terjadi pada Rabu, 9 November 2022 kemarin.

Ia hanyut saat sedang menyeberangi Sungai Noebesi yang saat itu sedang meluap. Di wilayah setempat dilanda hujan lebat dengan intensitas tinggi sebelumnya.

Laporan BPBD Timor Tengah Selatan, menyebutkan bahwa pada Senin 7 November 2022, korban pergi ke kebun di Besaknutu wilayah Desa Noebesi, Kecamatan Nunbena.

Baca juga: Pengamat Undana Kupang Dorong Pemerintah Jadikan Dharmaloka Tempat Belajar Tentang Pahlawan

 

Dia menginap disana lalu sewaktu hujan lebat ia hendak kembali ke rumahnya.

Saat berada di lokasi kejadian, korban dengan nekat menyebarangi sungai yang saat itu sedang meluap dan kemudian korban terseret arus sungai.

"Menurut info dari penduduk setempat saat itu sudah terjadi hujan sehingga sungai sedang banjir," kata Kepala BPBD TTS, Yerry Nakamnanu ketika dihubungi dari Kupang, Kamis 10 November 2022 malam.

Ia menyebut, korban diketahui bernama Yakob Tanu (66) dengan jenis kelamin laki-laki. Pasca mendapat informasi kejadian, masyarakat bersama pihak terkait langsung melakukan upaya pencarian disepanjang sungai tersebut.

Baca juga: MPAB IMAPEL Kupang, Wujudkan Rasa Kekeluargaan dan Persaudaraan yang Kokoh

Yakob baru ditemukan pada Kamis 10 November 2022 pukul 09.30 wita korban dalam keadaan tidak bernyawa lagi. Selanjutnya korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

BPBD setempat bersama Dinas Sosial juga memberikan bantuan sosial kepada keluarga. Yerry juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi bencana yang dapat dipicu oleh faktor cuaca.

"Pastikan memperoleh perkembangan informasi peringatan dini cuaca dari BMKG dan informasi mengenai penanggulangan bencana dari BPBD, TNI, Polri dan lintas instansi lainnya," katanya. (Pos Kupang.Com).

Berita NTT lainnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved