Berita Flores Timur

Dana Klaim Kemenkes Tak Masalah Tapi Hak Nakes Rp 5,6 Miliar Tak Dibayar

Kementrian Kesehatan RI telah melakukan transfer klaim dana R 14,1 miliar sejak April 2022,meski sampai saat ini 40 persen hak Nakes belum dibayar.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/PAULUS KEBELEN
Rapat gabungan komisi DPRD Flotim membahas uang jasa tenaga kesehatan Flores Timur Rp 5,6 miliar,Jumat 11 Novembe 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kebelen

TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA-Dana klaim Rp 14,1 miliar dari Kementerian Kesehatan sudah ditransfer ke rekening RSUD dr. Hendrikus Fernandez Larantuka sejak April 2022. Namun uang tersebut dinilai tidak bermasalah meski sempat beredar informasi adanya salah transfer dengan dalil status rumah sakit.

Ketua Komisi C DPRD Flores Timur, Ignasius Boli Uran mengatakan dana trasfer itu diberikan karena pelayanan terhadap pasien Covid-19, dan tenaga kesehatan  Nakes mempunyai hak Rp 5,6 miliar atau 40 persen dari total dana itu.

"Kementerian Kesehatan melakukan transfer itu sebagai pendapatan rumah sakit, karena klaim dana itu akibat adanya pelayanan," katanya dalam rapat gabungan komisi, Rabu 9 November 2022.

Politisi Fraksi Partai Golkar itu membantah pernyataan Pemda Flotim yang menyebut pemberlakuan dana klaim berbeda dengan BPJS kesehatan.

Baca juga: Pemprov NTT Jadi Wasit Polemik Uang Jasa Nakes Flores Timur Rp 14,1 Miliar

"Tidak benar yang disampaikan pemerintah daerah pemberlakuannya sama dengan BPJS. Yang benar pemberlakuan sama dengan klaim BPJS, namun hanya karena pandemi anggarannya ditanggung pemerintah pusat," tandas Ignas.

Ia mengaku DPRD tetap konsisten memperjuangkan hak nakes yang sampai saat ini belum menemukan kepastian.

Aktivis Gerakan Rakyat Anti Korupsi-Flores Lembata (Gertak-Florata) dalam aksi demonstrasi hari Jumat 11 November 2022, menilai konsistensi kalangan DPRD hanya menang bunyi bak 'Meriam Bambu'.

Orator, Kanisius Ratu Soge atau akrab disapa Bung Kanis menyebut kalangan DPRD Flores Timur keciprat dana sebesar Rp 2,4 miliar untuk perjalanan dinas.

Baca juga: 3 Petugas Rutan Larantuka Siap Harumkan Nama Flores Timur di Ajang Porprov NTT

"Omong berbusa-busa bela nakes. Datang-datang kecipratan dana Rp 2,4 miliar dalam bentuk perjalanan dinas," orasi Kanisius Ratu Soge atau yang dikenal Bung Kanis.

Bung Kanis bersama pemdemo menuntut wakil rakyat ribu ratu Lamaholot (masyarakat) memberikan bukti nyata dengan mengembalikan dana Rp 2,4 miliar yang disebut sudah digunakan.

"Hari ini kita datang untuk mendesak dan meminta pernyataan tegas dari DPRD Flores Timur. Berani tidak uang Rp 2,4 miliar itu dikasih ke nakes," katanya di depan Kantor Bale Gelekat Lewotana.

Sebelumnya, upah jasa para nakes yang melayani pasien Covid-19 belum dibayar kendati mendapatkan hak 40 persen atau Rp 5,6 miliar. Ironisnya, anggaran uang jasa malah diklaim Pemda Flotim dengan dalil bukan hak Nakes.*

Berita Flores Timur lainnya

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved