Berita Manggarai Barat

Tujuh Jam Direktur RSUD Komodo Diperiksa Polisi Kasus Jaspel Pasien Covid19

Penyidik Satuan Reserse dan Kriminalitas Polres Manggarai Barat memeriksa Direktur RSUD Komodo terkait kasus dana jasa pelayanan pasien Covid19.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/BERTO KALU
Wakil Kepala Kepolisian Resort Manggarai Barat, Kompol Sepuh Ade Irsyam Siregar menyampaikan keterangan kepada media, Selasa 22 November 2022 sore. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Berto Kalu

TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO- Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Manggarai Barat memeriksa Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Komodo, dr. Maria Yosephina Melinda Gampar.  Lebih dari tujuh jam, Maria diperiksa di Polres Manggarai Barat, Selasa, 22 November 2022.

Pemeriksaan ini menindaklanjuti  laporan dugaan penyelewengan dana insentif jasa pelayanan (Jaspel) pasien Covid-19 bagi para tenaga kesehatan di RSUD Komodo.  Pemeriksaan kali ini merupakan pemeriksaan kedua setelah sebelumnya, Jumat 18 November 2022.

Wakapolres Manggarai Barat, Kompol Sepuh Ade Irsyam Siregar mengatakan, pemeriksaan terhadap Direktur RSUD Komodo dilakukan  guna pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) terkait polemik dana Insentif Jaspel pasien covid-19 kepada para nakes di RSUD Komodo yang diklaim senilai Rp. 18 Millar dan belum dibayarkan. 

"Kami hanya mengumpulkan dokumen-dokumen terkait penyaluran dana tersebut. Sudah ada dokumen yang diberikan ke penyidik dari pihak RSUD Komodo," jelas Sepuh Siregar kepada awak media.

Baca juga: Ayah di Labuan Bajo Ditangkap Polisi Diduga Cabuli Tiga Anak Kandung 

Dia menambahkan, Polres Manggarai Barat belum menentukan apakah dalam persoalan itu ada dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang.  Ia juga meminta para Nakes yang belum menerima dana insentif datang melaporkan ke Polres. Pihaknya akan menjamin kerahasiaan identitas si pelapor. 

"Biar kita punya data pembanding. Kita akan jamin kerahasiaan, biar cepat terang persoalan ini," tegas dia. 

 Maria Gampar ditemui usai diperiksa penyidik Tipidkor Polres Manggarai Barat tidak banyak berkomentar. "Apa yang disampaikan pemerintah ya seperti itu," ujarnya singkat sambil menuju ke mobil. 

Untuk diketahui, polemik Jaspel COVID-19 ini bergulir ketika para Nakes RSUD Komodo berani bersuara secara terbuka menuntut Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat membayar hak mereka setelah hampir setahun menanti.

Baca juga: Tukang Ojek di Labuan Bajo Diduga Aniaya Perempuan Asal Manggarai Timur

Semingu lalu, puluhan Nakes RSUD Komodo mendatangi Kantor Bupati untuk menuntut pembayaran Jaspel pasien covid-19. Sebelumnya dana untuk pembayaran Jaspel pasien covid-19 sudah dicairkan oleh Kementerian Kesehatan RI pada akhir Desember 2021, sebesar Rp 32 miliar.

Uang itu adalah pembayaran atas klaim penggantian biaya pembayaran pasien covid-19 yang diajukan RSUD Komodo untuk tahun 2020 dan 2021. 

Dasar hukumnya adalah Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/5673/2021 tentang Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Pelayanan Pasien COVID-19. Salah satu item penggunaan uang itu adalah untuk jasa pelayanan. *

Berita Manggarai Barat lainnya

 

Berita Manggarai Barat lainnya


 
 
 
 
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved