Pele Legenda Sepak Bola Meninggal Dunia
FIFA Minta Setiap Negara Punya Stadion dengan Nama Pele, Kapan Pele Bermain di Indonesia?
FIFA telah meminta setiap negara anggota FIFA, menamai salah stadion setempat dengan nama Pele. Apakah Pele pernah bermain di Indonesia, tahun berapa.
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Laus Markus Goti
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Jokowi-menyambut-langsung-kunjungan-kehormatan-Presiden-Federasi-Sepak-Bola-Internasional.jpg)
Sulit membayangkan, seorang remaja yang sekedar memiliki bola dan sepatu bola saja susah tetapi punya mimpi yang luar biasa ingin menjadi pesepakbola sukses. Namun itulah kisah di balik seorang Pele.
Pele lahir di Minas Gerais, Brasil, 1940 dalam situasi kemiskinan. Nama lengkapnya, Edson Arantes do Nascimento. Keluarganya kemudian pindah ke Baaru, kota terdekat untuk merubah nasib.
Ada cerita unik mengapa Pele begitu menyukai 'Edson' dari nama lengkapnya. Sejak kecil nama Pele dialamatkan pada legenda Brasil ini. Padahal, dia ternyata tidak suka dengan nama itu. Dia lebih ingin dikenal dengan nama Edson.
Baca juga: Cristiano Ronaldo Telah Resmi Diperkenalkan Sebagai Pemain Al Nassr, Kapan Debut?
Rupanya Pele, adalah pengagum Thomas Edison, penemu bola lampu. Kaitannya, Pele lahir, ketika listrik baru masuk di tempat kelahirannya.
Hasratnya yang kuat untuk bermain bola, membuat Pele mampu melawan rasa minder. Dia belajar bermain sepak bola dengan kaus kaki yang diisi koran. Beruntung pula teman sebayanya ada yang lebih beruntung, yang punya bola.
Melansir The Sun, Kondisi ini bisa saja tidak dialami Pele, andai ayahnya, Joao Ramos do Nascimento atau Dodinho masih bisa bermain bola. Ayah Pele terpaksa gantung sepatu dari klub lokal di Baaru, akibat cedera dan itulah yang membuat keluarga Pele jatuh miskin.
Tetapi penampilannya yang unik dengan 'sepatu kertas' itu justru menarik perhatian orang - orang di sekitarnya. Apalagi dia mewarisi bakat ayahnya. Dia juga memperlihatkan skill yang menghibur.
Sebuah perubahan perlahan terjadi dialami ketika mulai bermain sepak bola, sejak bergabung dengan klub lokal Bauru 1952.
Perubahan makin terasa setelah Pele bergabung dengan Santos pada 1956. Pele menghabiskan 18 tahun awal karier profesionalnya di Santos.
Baca juga: Ibunda Pele Terpilih Sebagai Ibu Brasil Tahun Ini, Usianya Capai Satu Abad Bulan Lalu
Dia melakoni debut dalam usia 15 tahun dan membukukan 618 gol dari 636 penampilan Santos, sebelum menuntaskan tiga tahun terakhirnya di Amerika Serikat berseragam New York Cosmos.
Bersama Santos, Pele mengantarkan klub itu mengoleksi 25 trofi termasuk enam gelar juara Campeonato Brasileiro Serie A, dua trofi Copa Libertadores, dan dua trofi Piala Intercontinental.
Kepiawaian Pele juga terbukti di level internasional dengan tiga medali emas saat mengantarkan Brasil tiga kali juara Piala Dunia pada 1958, 1962, dan 1970.
Pada Desember 2000, Pele dan legenda Argentina Diego Maradona sama-sama dianugerahi gelar Pemain Terbaik Abad ke-20.