Pemilu 2024

Pemilu 2024, KPU Flores Timur Lantik 750 Panitia Pemungutan Suara

KPU Flores Timur sudah melantik 750 Orang Panitia Pemungutan Suara untuk pelaksanaan Pemilihan Umum tahun 2024 mendatang.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/PAUL KABELEN
PELANTIKAN - KPU Kabupaten Flores Timur melantik anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Desa Wailolong, Kecamatan Ile Mandiri, Selasa 24 Januari 2023. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kabelen

TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Flores Timur melantik dan mengambil sumpah anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di lima titik dalam wilayah itu, Selasa 24 Januari 2023.

Pelantikan PPS berjumlah 750 orang tersebar di lima titik yaitu, Desa Wailolong di Kecamatan Ile Mandiri, Desa Ile Gerong di Kecamatan Titehena, Desa Hinga Kecamatan Kelubagolit, Kelurahan Waiwerang Kota di Kecamatan Adonara Timur, dan Desa Klike Aimatan di Solor Selatan.

Setelah menyampaikan sumpah dihadapan delegasi Pemda Flores Timur, tokoh agama Islam dan Katolik, serta aparat Kepolisian dan TNI, anggota PPS kemudian menandatangani Pakta Integritas sebagai tanda menjalankan tugas penuh tanggung jawab.

Komisioner KPU Flores Timur, Tirza Marselina Claudiana mengatakan, PPS terlantik telah lulus seleksi secara ketat dan terbuka, diawali penelitian administrasi, seleksi tertulis menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), seleksi wawancara, kemudian penetapan anggota PPS.

Baca juga: Ketua KPU Sikka Minta 582 PPS Jaga Jarak dengan Caleg dan Parpol

 

Ia mengatakan, PPS sebagai salah satu badan Adhoc mendapat bimbingan teknis berkaitan dengan tugas teknis memastikan data pemilih secara faktual.

"Jadi teman-teman semua punya peran sangat penting untuk mengecek satu per satu, dari rumah ke rumah, kemudian disampaikan kepada KPU Flores Timur melalui PPK di masing-masing wilayah," katanya saat memberikan arahan singkat di Aula Serba Guna Desa Wailolong, Kecamatan Ile Mandiri.

Sebagai salah satu penyelenggara Pemilu yang berada di setiap desa maupun kelurahan, PPS diharapkan mampu memastikan status dari setiap pemilih di wilayah kerjanya masing-masing.

"Kita sebagai penyelenggara Pemilu, harus tahu persis dan harus bisa mempertanggung jawabkan pekerjaan kita," katanya.

Baca juga: Awal Februari 2023, 2 Desa di Flores Timur Dipastikan Merdeka Sinyal

Selain melakukan pemuktahiran data pemilih, jelasnya, tugas PPS juga melakukan sosialisasi tentang tata cara Pemilu kepada setiap lapisan mastarakat. Hal itu untuk membuka pemahaman dan kemampuan masyarakat yang memiliki hak pilih.

Ketua KPU Flores Timur, Kornelius Abon, mengatakan PPS merupakan penyelenggara teknis yang langsung bertatap muka dengan mastarakat akar rumput selama tahapan Pemilu hingga tiba pesta demokrasi tanggal 14 Februari 2024 mendatang.

"Mereka langsung berhadapan dengan masyarakat. Mereka lakukan sosialisasi, dan kampanye tentang Pemilu terhadap semua komunitas di wilayahnya," jelasnya.

Ia menerangkan, setiap desa atau kelurahan mendapat tiga orang PPS. Semuanya bertugas mengolah data pemilih, dan membantu proses pembentukan dua badan Adhoc lainnya yaitu Pantarlin dan PPS.

"Nanti semuanya sudah terbentuk, mereka akan membantu kami berkaitan dengan melakukan verifikasi faktual untuk anggota DPD," katanya.

"Nanti semuanya sudah terbentuk, mereka akan membantu kami berkaitan dengan melakukan verifikasi faktual untuk anggota DPD," jelasnya.

Berita TRIBUNFLORES.COM lainnya di Google News

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved