Berita Sikka
Infrastruktur Buruk, Pelayanan Kesehatan di Pelosok Sikka Jadi Kendala
Pelayanan Kesehatan di daerah pelosok Sikka menjadi kendala karena buruknya infrastruktur jalan yang kurang baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Kadis-Kesehatan-Sikka.jpg)
Laporan Reporter TRIBUFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE-Pelayanan kesehatan di beberapa wilayah di Kabupaten Sikka masih terkendala karena buruknya infrastruktur jalan.
Akibatnya, beberapa kasus melahirkan di tengah jalan saat hendak menuju fasilitas kesehatan terdekat kerap terjadi di Kabupaten Sikka.
Salah satunya yakni terjadi di wilayah Puskesmas Wolofeo, seorang ibu hamil di Wolowajo, Desa Tuwa, Kecamatan Tanawawo, Kabupaten Sikka terpaksa didorong dengan menggunakan gerobak menuju Puskesmas Wolofeo.
Sayangnya, dalam perjalanan menuju Puskesmas Wolofeo, ibu hamil yang diketahui bernama Maria Mani (40) yang hendak melahirkan anak ketiganya itu melahirkan di jalan, Kamis, 2 Februari 2023 petang.
Baca juga: Kisah Yasinta Melahirkan di Atas Perahu Motor saat Dirujuk ke Maumere
Istri Silvester Wora (42) yang hendak melahirkan itu terpaksa diangkut dengan menggunakan sebuah gerobak melewati jalanan rusak karena kondisi jalan rusak sehingga kendaraan atau mobil ambulans tidak bisa masuk.
Rimo (40), salah satu keluarga Maria Mani menyebutkan, akibat goncangan saat didorong dengan menggunakan gerobak, Mari Mani terpaksa melahirkan seorang anak laki laki di tengah perjalanan menuju Puskesmas Wolofeo.
Saat melahirkan lanjut Rimo, warga terpaksa memanggil bidan desa yang bertugas di Desa Tuwa untuk memberikan pertolongan.
"Waktu dia melahirkan, warga lari panggil bidan Ester yang tugas di Desa Tuwa. Bidan datang baru potong tali pusat bayi," ungkap Rimo.
Baca juga: Proyek Jalan Waiwerang-Waiwadan Rp 15 Miliar Dinilai Lamban, Kadis PU Flores Timur: Proses Lelang
Selanjutnya, ibu dan bayinya dibawa pakai gerobak hingga Wolosaga, Desa Wolondesa dan selanjutnya dibawa menggunakan ambulans ke Puskesmas Wolofeo untuk dirawat.
"Ibu bidan telpon ambulance sehingga jemput di Wolosaga untuk dibawa ke Puskesmas Wolofeo untuk dirawat," kata Rimo.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus membenarkan adanya peristiwa tersebut namun menurut dia, kelahiran ibu hamil tersebut lebih cepat dari waktu perkiraan yang seharusnya jatuh pada bulan Maret.
"Sebenarnya diakhir Februari ini yang bersangkutan sudah dibawa ke Rumah Tunggu Kehamilan (RTK) sesuai dengan hasil USG tapi ternyata beliau melahirkan lebih cepat diluar perhitungan dan melahirkan di rumah warga bukan di tengah jalan," jelas Petrus Herlemus.
Baca juga: Perempuan Remaja Di Maumere Dicokok Polisi Diduga Terlibat Jaringan Pencurian