Berita NTT
Kepala SMKN 4 Kupang Sebut Kebijakan Masuk Sekolah Jam 05.30 Pagi Berimbas Baik
Kepala SMKN 4 Kupang Semi Ndolu menyebut kebijakan masuk sekolah pukul 05.30 Wita berdampak baik bagi anak-anak.
TRIBUNFLORES.COM, KUPANG - Kepala SMKN 4 Kupang Semi Ndolu menyebut kebijakan masuk sekolah pukul 05.30 Wita berdampak baik bagi anak-anak.
Dari hasil wawancaranya bersama beberapa pelajar yang ada di sekolah itu, respon baik ditujukan anak-anak di sekolah setempat.
"Dengan adanya kebijakan ini mereka tertolong, bahwa mungkin di luar sana ada pro kontra, menyangkut dengan kebijakan ini. Tapi bagi anak-anak yang saya wawancara justru mereka berterima kasih," ujar Semi, Kamis 16 Maret 2023.
Semi menyebutkan, hasil wawancara dirinya dengan siswa itu telah ditunjukkan ke Komnas HAM ketika berkunjung di sekolah tersebut, Kamis siang.
Baca juga: Penyulingan Air Minum dari Uap Panas Bumi Rokatenda, Kearifan Lokal Kebanggaan Warga Palue di NTT
Siswa itu beralasan banyak waktu yang terbuang di malam hari untuk bermain game dan sering tertidur larut malam. Akibatnya, sering terlambat ke sekolah.
Dengan kebijakan ini justru sangat membantu siswa setempat. Meski, tidak menutup kemungkinan ada pandangan berbeda dari pelajar lainnya.
"Namun siswa yang hadir pagi itu, di jam 5.30 itu mereka happy saja. Tidak ada masalah," kata dia.
Untuk itu, Semi berharap agar adanya dukungan dari masyarakat umum. Apalagi kebijakan ini baru dimulai sehingga evaluasi terkait dengan hasil yang ada perlu dukungan.
Dia tidak ingin ada tekanan yang lebih pada anak-anak dalam kebijakan. Padahal, lain pihak anak-anak justru sedang menikmati kondisi ini.
"Dan saya sampaikan juga hal yang sama juga ke Komnas HAM. Jadi mereka banyak bertanya juga," kata dia.
Ketika menjawab pertanyaan Komnas HAM tentang waktu masuk sekolah yang lebih cepat, Semi mengatakan ada nilai budaya masyarakat di NTT yang mulai tergerus dengan perkembangan teknologi.
Nilai yang dia maksud adalah tentang daya juang yang telah ada dari dulu. Justru saat ini sudah mulai tergerus nilai tersebut.
Ia berpendapat kebijakan ini agar adanya nilai yang baik sekaligus mengembalikan nilai juang dalan perjuangan hidup, yang menurut Semi, harus ditanamkan sejak dini pada anak usia sekolah.
Baca juga: Perjuangan Warga Palue di NTT, Suling Uap Panas Bumi Gunung Rokatenda Dapatkan Air Minum Bersih
Dengan kebiasaan bangun, kata dia, bisa disisipkan dengan hal positif dalam pengembangan karakter anak-anak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Kepala-SMKN-4-Kupang-Semi-Ndolu-di-Kupang.jpg)