Berita NTT
Angkutan Lintas Batas, Kupang- Dili Segera Beroperasi
Angkutan Lintas Batas Negara (ALBN) dari Kota Kupang ke Dili Timor Leste akan segera beroperasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Kepala-Dinas.jpg)
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG -Angkutan Lintas Batas Negara (ALBN) dari Kota Kupang ke Dili Timor Leste akan segera beroperasi.
Pengoperasian bis ini secara resmi berjalan di tanggal 30 Maret 2023 mendatang. Nantinya di tanggal yang sama akan dilakukan penandatanganan MoU antara Pemerintah Indonesia dan Timor Leste.
"Ini untuk menindaklanjuti kesepakatan di tahun 2022. Selama ini kan main tunda terus, karena pihak RDTL belum siap. Sekarang mereka sudah siap," jelas, Kepala Dinas Perhubungan NTT, Isyak Nuka, Sabtu 25 Maret 2023.
Dia menyebut, delegasi dari Timor Leste dan Ditjen Perhubungan melakukan penandatanganan dan launching bis dari Kupang ke Dili. Rencananya, akan ada tiga bis yang melayani rute ini.
Baca juga: Pacu Kecerdasan Anak, DKP NTT Dukungan Gemarikan
Skema yang dipakai, tiap bis akan berangkat dari Terminal Tipe A Bimoku Kota Kupang, tiap dua jam. Keberangkatan pertama tiap hari di pukul 06.00 Wita.
"Tapi mungkin nanti launching ini satu bis dulu, nanti seterusnya dilayani oleh tiga bis," kata Isyak.
Demikian juga, kata dia, dari Pemerintah Timor Leste pun menyiapkan tiga bis untuk rute Dili - Kupang. Setiap hari bis-bis ini akan melayani masyarakat dari dua negara ini.
Bis dari Indonesia, bekerja sama dengan pihak ketiga, dari PT Bagong. Isyak mengklaim sejumlah bis ini memang punya fasilitas cukup lengkap dengan kapasitas diatas 20 penumpang.
Baca juga: Mobil Pikap Dijadikan Angkutan Umum, Sopir Angkutan Desa di Sikka Protes ke Dinas Perhubungan
Tiap calon penumpang yang hendak menggunakan angkutan Lintas Batas ini bisa mendatangi terminal Bimoku untuk membeli tiket. Semua bis dari Indonesia saat ini sudah berada di Kupang dan siap memberikan pelayanan.
Isyak menambahkan, terminal Bimoku sendiri tengah dalam pembangunan. Meski begitu, aktivitas pelayanan bagi penumpang tetap dilakukan.
Setelah rampung, selain bis lintas batas negara, bis-bis antara daerah juga akan diarahkan untuk menggunakan terminal Bimoku.
"Diharapkan setelah dilakukan launching ini, semacam memacu untuk supaya pekerjaan ini bisa dipercepat rampung," katanya.