Semana Santa 2023
Semana Santa Larantuka di Kamis Putih, Misa Kudus Hingga Cium Tuan Sakral
Misa pemberkatan minyak suci dan pembaharuan janji imamat mengawali hari Kamis Putih di Gereja Katedral Larantuka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Umat-dan-peziarah.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kabelen
TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA-Misa pemberkatan minyak suci dan pembaharuan janji imamat mengawali hari Kamis Putih di Gereja Katedral Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Provinsi NTT, Kamis 6 April 2023.
Perayaan ekaristi satu hari sebelum Jumat Agung dimulai tepat pukul 06.30 Wita. Uskup Larantuka, Mgr. Fransiskus Kopong Kung, Pr memimpin perayaan itu dihadiri puluhan imam dengan jubah putih tampak khusyuk di di atas altar suci.
Nyanyian lagu-lagu rohani oleh anggota koor menembus batin ribuan umat yang tumpah hingga ke pelataran luar Gereja Katedral Larantuka. Syahdunya lirik lagu terasa sejuk seperti embun pagi yang belum pupus di Hari Kamis Putih.
Usai perayaan ekaristi, rangkaian Tri Hari Suci dilanjutkan dengan pembukaan Pintu Kapela Tuan Ma oleh Raja Larantuka, Don Andreas Martinus Diaz Viera de Godinho (DVG).
Baca juga: Salah Artikan Aturan Prosesi Semana Santa Larantuka, Akun Anonim Dibuly Netizen
Dinasti atau garis keturunan raja ke-22 membuka pintu Kapela Tuan Ma atau biasa disebut 'Muda Tuan. Gurat haru Raja Don DVG terlihat jelas. Pria 75 tahun ini sudah tiga tahun tak bertemu sosok Bunda Allah.
Pelataran kapela berjarak sekitar 100 meter dari jalan raya sudah dibanjiri ribuan umat dan pezirah. Mereka menunggu giliran untuk mencium kaki patung perempuan yang usianya sudah lebih dari lima abad itu.
Kesaksian sejumlah umat, Tuan Ma bukanlah patung biasa. Banyak orang sembuh dari sakit serius, mendapat kebajikan dari kemalangan, dan meraih kesuksesan mesti usaha dianggap mustahil.
Prokurador Konfreria Reinha Rosari Larantuka, Valentinus Koten (59) mengatakan, Tuan Ma mulanya dimandikan oleh Tim Kesumi berjumlah delapan orang. Air yang digunakan berasal dari sumur keramat berada persis di sisi timur.
Baca juga: Misa Kamis Putih di Ruteng, RD Gabriel Harim: Pembasuhan Kaki Simbol Kerendahan Hati
"Sebenarnya ada 13 orang, tapi 2 sudah meninggal dan 2 lainnya sakit-sakit. Tinggal 8 orang," katanya kepada wartawan, Kamis 6 April 2023.
Proses cium kaki Tuan Ma pertama dilakukan Raja Don DVG sebagai pemimpin 12 suku semana. Setelah raja, dilanjutkan dengan Lenjati Tuan Ma, Tuan Mardomu, Ketua beserta suku-suku semana, Badan Pengurus Konfreria, Perangkat Kapela Tuan Ma, biarawan/biarawati, dan peziarah.
Begitu juga di Kapela Tuan Ana. Upacara cium patung Yesus Kristus dilakukan sesuai giliran yang sudah ditentukan. Peziarah dan umat tampak tertin tanpa ditegur pelaku devosi. Mereka khusyuk selama berada di dua kapela sakral tersebut.
Selesai mencium patung bersejarah, pintu dua kapela yang jaraknya sekitar 700 meter kembali ditutup. Hal ini bertujuan memberikan kesempatan bagi umat dan peziarah untuk menghadiri perayaan ekaristi, mengenang perjamuan terakhir Yesus Kristus bersama muridnya sebelum ditangkap dan dihukum mati.