Minggu, 19 April 2026

Penembakan di Malaka

Kronologi Lengkap Kasus Pelajar di Malaka Ditembak OTK Hingga Tewas

"Saat korban KAN ditembak oleh orang yang tidak dikenal kami dalam posisi menutup doa latihan. Biasanya sebelum

Tayang:
Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Kronologi Lengkap Kasus Pelajar di Malaka Ditembak OTK Hingga Tewas
POS-KUPANG.COM/NOFRY LAKA
Kapolres Malaka, AKBP Rudi Junus Jacob Ledo, S.H., S.i.K 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka

POS-KUPANG.COM, BETUN - Kronologi kejadian pelajar SMP Loofoun Bone atas nama KAN (15) ditembak oleh orang yang tidak dikenal (OTK) hingga tewas di Desa Bonetasea Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka.

Ketua Rayon PSHT Bonetasea, Desa Bonetasea, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, atas nama Albinus Seran menyampaikan ini kepada Pos Kupang di rumah duka, Senin 1 Mei 2023.

"Saat korban KAN ditembak oleh orang yang tidak dikenal kami dalam posisi menutup doa latihan. Biasanya sebelum memulai aktivitas latihan kami buka dengan doa begitupun sesudah latihan kami menutup dengan doa," kisahnya.

Menurutnya, kejadian penembakan menggunakan proyektil berupa senapan angin itu pada Jumat 28 April 2023 sekitar pukul 22.00 Wita.

Baca juga: Polisi Buru Pelaku Penembakan yang Tewaskan Seorang Pelajar di Malaka

 

"Padahal kami mulai latihan pada pukul 19.00 Wita semuanya berjalan dengan lancar tanpa ada gangguan. Tapi pada saat menutup latihan dengan doa dan mau beri penghormatan kepada para pelatih tanda berakhirnya latihan tiba-tiba ada bunyi tembakan menggunakan proyektil senapan angin dari arah Utara sehingga kami panik dan lari berhamburan," ceritanya sesuai dengan kejadian di tempat perkara.

Ketua Rayon PSHT Bonetasea, Albinus Seran menambahkan, saat kami panik dan lari berhamburan korban memberitahu kami kalau ia kena tembakan tersebut.

"Mengetahui hal ini, pihaknya langsung memberitahukan kejadian tersebut ke kepolisian sektor (Polsek) Weliman," ucapnya.

Dikatakannya, setelah menyampaikan kejadian tersebut ke kepolisian sektor atau Polsek Weliman beberapa waktu kemudian pihak kepolisian tiba di tempat kejadian perkara.

"Saat itu juga, korban KAN langsung diantar pihak kepolisian ke Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun dan langsung ditangani," ungkapnya.

Namun, nasip naas menimpa korban KAN setelah dirawat setidaknya dua hari di RSUPP Betun korban KAN meninggal dunia.

"Tentunya kejadian ini sangat disayangkan. Kita harapkan pihak kepolisian segera mengungkapkan siapa pelaku dibalik kejadian tersebut," katanya.

Sementara, Kepolisian Resor atau Polres Kabupaten Malaka memburu pelaku penembakan menggunakan proyektil berupa senapan angin yang menewaskan pelajar SMP Loofoun Bone atas nama KAN (15) di Desa Bonetasea Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Malaka, AKBP Rudi Junus Jacob, S.H.,S.i.K kepada sejumlah wartawan ketika berkunjung ke rumah duka, KAN (15) di Desa Bonetasea, Senin 1 Mei 2023.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved