Anak Tenggelam di Malaka
Anak SMP Diduga Tenggelam di Pantai Cemara Abudenok Malaka Belum Ditemukan
Jorganio Faot (Dito), 15 tahun, pelajar SMP Negeri Fatukoan, diduga tersapu ombak saat berenang. Semoga segera ditemukan.
Ringkasan Berita:
- Korban: Jorganio Faot (Dito), 15 tahun, pelajar SMP Negeri Fatukoan, diduga tersapu ombak saat berenang.
- Lokasi & Waktu: Pantai Cemara Abudenok, Malaka Barat, NTT, Minggu (1/2/2026).
- Upaya Pencarian: Polisi, Basarnas, keluarga, dan masyarakat masih mencari korban di pantai dan perairan sekitar lokasi.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kristoforus Bota
TRIBUNFLORES.COM, BETUN - Kepolisian Resor (Polres) Malaka melalui Kepolisian Sektor (Polsek) Malaka Barat membeberkan kronologi peristiwa tragis dugaan tenggelamnya seorang anak laki-laki di Pantai Cemara Abudenok, Desa Umatoos, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu (1/2/2026).
Korban diketahui bernama Jorganio Faot alias Dito (15), seorang pelajar SMP Negeri Fatukoan, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka.
Korban dilaporkan tersapu ombak saat sedang mandi di laut bersama teman-temannya.
Hingga kini, korban masih dalam proses pencarian oleh aparat kepolisian bersama keluarga dan masyarakat setempat.
Baca juga: Kades Taaba di Malaka NTT Manfaatkan Penghasilan FBPro Berbagi dengan Warga
Kegiatan Piknik
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, peristiwa tersebut bermula saat rombongan siswa-siswi SMP Negeri Fatukoan yang berjumlah sekitar 32 orang, didampingi empat orang dewasa, mengunjungi Pantai Cemara Abudenok untuk melakukan kegiatan piknik.
Setibanya di lokasi, korban bersama sekitar 24 orang temannya menuju ke bibir pantai untuk mandi di laut. Saat sedang berenang, korban diduga berenang ke arah laut yang lebih dalam. Sehingga Beberapa saat kemudian, korban tersapu oleh ombak besar dan tidak kembali muncul ke permukaan laut. Kejadian itu sontak membuat rekan-rekan korban panik dan berteriak meminta pertolongan.
Mengetahui kejadian tersebut, teman-teman korban segera melaporkan peristiwa itu kepada Antonius Moel, salah satu orang dewasa yang mendampingi rombongan. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada petugas penjaga Pantai Cemara Abudenok untuk segera ditindaklanjuti.
Petugas penjaga pantai selanjutnya melaporkan kejadian tersebut melalui sambungan telepon kepada petugas piket Polsek Malaka Barat. Menindaklanjuti laporan itu, Kapolsek Malaka Barat Ipda Dony R. Alfatah bersama anggota piket dan Bhabinkamtibmas Desa Umatoos langsung mendatangi lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, Kapolsek Malaka Barat segera melakukan koordinasi dengan nelayan setempat untuk membantu proses pencarian menggunakan perahu. Selain itu, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta Dinas Pariwisata Kabupaten Malaka terkait insiden tersebut.
Hingga saat ini, upaya pencarian masih terus dilakukan oleh Kapolsek Malaka Barat bersama anggota, Kepala Desa Rabahasahain, petugas pariwisata Pantai Cemara Abudenok, keluarga korban, serta masyarakat setempat. Pencarian difokuskan di sepanjang garis pantai dan perairan sekitar lokasi korban terakhir terlihat.
Pihak Polsek Malaka Barat juga telah melakukan koordinasi dengan Basarnas, dan dipastikan akan mendapatkan bantuan dari Basarnas Kupang guna memperkuat proses pencarian dan evakuasi korban.
Kapolsek Malaka Barat, Ipda Dony R. Alfatah, turut mengimbau masyarakat serta para pengunjung pantai agar lebih waspada saat beraktivitas di laut, terutama di tengah kondisi ombak yang tidak menentu. Ia juga menekankan pentingnya mematuhi arahan petugas penjaga pantai demi keselamatan bersama dan mencegah terulangnya peristiwa serupa. (ito).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News