Berita Sikka
Mahasiswa Akper Lela Maumere Bahagia Ikut Seminar Ilmiah, Ini Alasannya
Mahasiswa Akper Santa Elisabeth Lela, Keuskupan Maumere mengaku bahagia bisa ikut seminar ilmiah di Aula Cherubiem Maumere.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Seminar-Ilmiah-Akper-Lela-Maumere.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Aris Ninu
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE-Mahasiswa Akper Santa Elisabeth Lela, Keuskupan Maumere mengaku bahagia. Pasalnya, jelang Dies Natalies Ke-15 Tanggal 22 Mei 2023, pihak kampus menggelar seminar ilmiah menghadirkan dua dokter spesialis dari RSUD Dr.TC.Hillers Maumere.
Dua dokter yang dihadirikan pihak kampus dalam seminar sehari itu yakni dr.Asep Purnama dan dr.Candida Isabel Lopez Sam. Dokter Asep bicara tentang penyakit diabetes dan dokter Candida bicara soal stroke.
Jalannya seminar ilmiah yang berlangsung di Aula Cherubiem Maumere, Jalan Soekarno Hatta Maumere ini dihadiri semua mahasiswa dan para dosen.
Maria Damiana Agusta Henriquez, Mahasiswa Akper Lela Maumere kepada TRIBUNFLORES.COM di Maumere mengaku seminar ini sangat luar biasa baginya. Pasalnya, ia mendapat ilmu secara langsung tentang diabetes dan stroke dari dua dokter spesialis dui Maumere.
Baca juga: Herlinda : Kuliah di Akper Lela Maumere Dapat Beasiswa
"Saya bahagia sekali dengan kegiatan ini. Saya bisa mendapatkan ilmu langsung secara gratis dari ahlinya dr. Asep dan dr.Candida. Saya berterima kasih kepada pihak kampus yang sudah menyelenggarakan seminar ilmiah ini dalam rangka memperingati Dies Natalies Ke-15 Akper St Elisabeth Lela Maumere.Semoga materi yang telah diberikandapat berguna untuk masa depan kami dapat kami terapkan kepada masyarakat yang membutuhkan," kata Maria.
Senada dengan Maria, Elisabeth Y. Merliana, mahasiswa semester tiga di kampus itu mengatakan, seminar ini membicarakan bagaimana deteksi dini dan pencegahan diabetes dan stroke.
"Menurut saya, dr. Asep purnama Sp.PD, DM itu bukan keturunan tapi kombinasi dari keturunan,gaya hidup dan lingkungan untuk itu mari kita semua untuk menjaga pola makan seperti membatasi mengonsumsi gula, garam dan makanan yg berlemak dan banyak beraktivitas olahraga. Dari dr. Candida Isabella l. Sam faktor yang menyebabkan stroke dapat dihindari yaitu perlu adanya kemandirian untuk bisa mencegah karena jaman sekarang itu lebih baik mencegah daripada mengobati," paparnya.
Ia mengaku berterima kasih kepada dr. Asep dan dr. Candida yang telah meluangkan waktu hari ini untuk memberikan materi mengenai diabetes dan stroke.
Baca juga: Delapan Orang Tamatan Akper Lela Lolos Seleksi Kerja di Jepang,
"Banyak ilmu kami dapatkan semoga ini dapat kami terapkan di masyarakat dan kelak nanti di dunia kerja," ujarnya.