Tangani Kasus Rabies
Korban Kasus Rabies Meningkat, DPRD NTT Minta Perlu Ada Gugus Tugas Penanganan Rabies
Pengadaaan vaksin, kegiatan vaksinasi hewan peliharaan dan pengobatan menjadi langkah penting untuk menekan kasus
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Emanuel-Kolfidus-Profilnya.jpg)
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dalam melihat semakin banyaknya kasus rabies yang sudah masuk di Wilayah Pulau Timor, anggota Komisi V DPRD NTT, Emanuel Kolfidus menyampaikan agar perlu adanya gugus tugas penanganan rabies di Wilayah yang rawan rabies.
Hal ini disampaikan Emanuel Kolfidus kepada POS-KUPANG.COM, Rabu 14 Juni 2023
Emanuel menegaskan, situasi penyebaran virus rabies di NTT membutuhkan penanganan serius. Oleh karena itu diperlukan penataan manajemen kebencanaan.
"Pengadaaan vaksin, kegiatan vaksinasi hewan peliharaan dan pengobatan menjadi langkah penting untuk menekan kasus disamping diperlukan karantina hewan yang memiliki gejala terserang rabies," tegasnya.
Baca juga: Cegah Rabies, Bupati Manggarai Barat Wajibkan Masyarakat Ikat HPR
Di samping itu, menurut Emanuel, diperlukan pembentukan gugus tugas penanganan rabies di NTT menyertakan para pakar dan dokter hewan yang memiliki keahlian dan profesionalitas dalam penanganan rabies.
"Jika itu dilakukan, maka penanganan rabies memiliki landasan keilmuan dan aspek-aspek epidemiologis dengan melibatkan multisektor sejak perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi," tuturnya.
Emanuel menambahkan, masyarakat perlu menyadari dan disadarkan agar memiliki sikap dan tindakan yang sama akan bahaya dari rabies. Sehingga membangun pertahanan diri dan komunitas seperti dengan tidak memelihara hewan liar.
"Jika masyarakat memelihara hewan, maka sebaiknya hewan peliharaan harus dikandangkan dan dilakukan vaksinasi secara rutin," tutupnya (cr20)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News