Tindak Pidana Perdagangan Orang
Genova Menangis dalam Adegan Ratapan Marta Disiksa Saat Kerja di Luar Negeri
Sebuah drama mengisahkan dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dipentaskan di Taman Doa Kristus Raja Maumere, Kabupaten Sikka
Penulis: Cristin Adal | Editor: Hilarius Ninu
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Kristin Adal
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Sebuah drama mengisahkan dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dipentaskan di Taman Doa Kristus Raja Maumere, Kabupaten Sikka, Minggu, 30 Juli 2023 malam.
Adalah Rila Kaka (16),siswi kelas XI SMAS Bhaktyarsa Maumere memerankan sosok Marta.
Marta adalah perempuan lugu berusia 15 tahun yang tak menyelesaikan Sekolah Dasar (SD).
Marta yang terhimpit masalah ekonomi harus berhenti sekolah. Ia memutuskan membantu keluarganya.
Baca juga: Ribuan Lilin Peringati Hari Anti Perdagangan Manusia di Taman Doa Kristus Raja Maumere
Ia pun bekerja sebagai pembantu karena terbuai bujukan orang terdekatnya untuk bekerja di Malaysia.
Iming-iming dan cerita indah membuat Marta pun mau bekerja di luar negeri guna mendapat pekerjaan.
Namun apa dikata dan cerita tentang bekerja sebagai pembantu sewaktu ia direkrut tidak seperti yang ia alami.
Di luar negeri, Marta disiksa dengan keji hingga tak berdaya bahkan dicabuli oleh majikan pria tanpa ampun.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 1 Agustus 2023, Menaburkan Benih-benih yang Baik
Adegan ini sontak membuat penonton terhentak, terdengar suara isakan pelan dan beberapa mengusap air matanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/SERIBU-LILIN-1.jpg)