Kebakaran di Timor Tengah Selatan
Tim Gabungan Atasi Kebakaran Hutan Bambu di Mollo Timor Tengah Selatan
Menurut masyarakat setempat, kebakaran tersebut diakibatkan oleh puntung rokok yang dibuang secara tidak bertanggungjawab oleh beberapa anak sekolah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Tim-gabungan-BPBD-Timor-Tengah-Selatan-Pol-PP-dan-pihak-kepolisian-gerak-cepat.jpg)
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adrianus Dini
TRIBUNFLORES.COM, SOE - Tim gabungan BPBD Timor Tengah Selatan, Pol PP dan pihak kepolisian gerak cepat mengatasi kebakaran ringan hutan bambu di Kampung Mollo, Kelurahan Karang Siri, Kecamatan Kota SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan pada Jumat, 3 November 2023 sekitar pukul 11.30 WITA.
Menurut masyarakat setempat, kebakaran tersebut diakibatkan oleh puntung rokok yang dibuang secara tidak bertanggungjawab oleh beberapa anak sekolah yang nongkrong di tempat tersebut.
Disampaikan, setelah api merambat ke hutan bambu, mereka (anak sekolah) melarikan diri dan tidak bertanggung jawab.
Pantauan Pos Kupang, 3 unit kendaraan diarahkan ke lokasi kebakaran untuk membantu memadamkan kebakaran tersebut yakni mobil water cannon milik Polres TTS, mobil tanki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan mobil pemadam kebakaran dengan muatan 4000 liter air.
Baca juga: Warga Lefokisu Alor Krisis Air Bersih, Ali: Terima Kasih PMI Alor
Lama berupaya memadamkan api, kerja sama tim ini berhasil memadamkan kobaran api tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten TTS, Daniel Liu menjelaskan, pihaknya dihubungi masyarakat saat api sudah membakar hutan bambu tersebut.
"Ada beberapa anak SMP yang nongkrong di lokasi. Kita tidak tahu pasti mereka merokok atau berbuat apa. Setelah api merambat, kami ditelepon untuk terjun langsung ke lokasi kebakaran,” ungkapnya.
Dikatakan, BPBD telah mengeluarkan edaran tentang el nino yang menyebabkan kekeringan dan bisa menyulut kebakaran.
"Tanki air di BPBD juga disiapkan untuk mengantisipasi kebakaran yang sewaktu-waktu dapat terjadi," tuturnya.
Baca juga: Proyek Bronjong Kali Lowolande dan Lowolulu Kota Baru Ende Seret Tersangka Kesembilan
Dirinya berpesan agar masyarakat mewaspadai kebakaran hutan yang diakibatkan oleh puntung rokok, pembakaran lahan pertanian, arus listrik, kompor dan lain-lain yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat.
Dikatakan, BPBD Kabupaten TTS tidak hanya mengandalkan tanki air milik mereka saja untuk memadamkan kebakaran tersebut.
"BPBD membangun kerjasama dengan beberapa instansi diantaranya mobil water cannon milik Polres TTS, mobil tanki air Rutan Kelas IIB SoE, dan pengusaha Timor Megah guna membantu suplai air," jelasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. (din)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News