Pasar Murah di Borong
Suster Maria Mengaku Senang Bisa Beli Beras Murah
Dalam rangka mempertahankan stok pangan dan juga membantu masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Manggarai Timur
Penulis: Robert Ropo | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Pasar-Murah-di-Borong-22.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo
TRIBUNFLORES.COM, BORONG----Dalam rangka mempertahankan stok pangan dan juga membantu masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Manggarai Timur gandeng Perum Bulog Ruteng dan LSM ILMU melaksanakan Pasar Murah yang bertempat di Pusat Oleh-Oleh 88 Manggarai di Rumah Wunut, Kampung Golo, Desa Nanga Labang, Jumat 12 Januari 2024 kemarin.
Komentar Suster Maria Irmina KFS, biarawati Katolik, kepada TRIBUNFLORES.COM, Minggu 14 Januari 2024 mengaku senang dengan operasi pasar murah yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah bersama Bulog Ruteng itu. Sebab harga yang dijual lebih bersahabat bagi masyarakat kecil dibandingkan harga beras yang dijual di pasaran yang sangat mahal.
"Saya ada beli 50 kilo beras dengan uang hanya Rp 525.000 dan minyak goreng 1 liter. Ini harga lebih murah lebih bersahabat, lebih terjangkau untuk kami dari pada harga beras yang dijual pasar kami harus pikir-pikir mau beli,"ujar Suster Maria.
Karena itu Suster Maria berharap operasi pasar murah itu secara rutin dilakukan ke depan sehingga masyarakat kecil bisa membelinya.
Baca juga: Tinggal Menghitung Hari Pemilu 2024, Kapolres Manggarai Timur Minta Tetap Jaga Situasi Damai
Warga lainya, Katarina Nona, juga mengungkapkan hal yang sama. Ia mengaku dengan diadakan pasar murah itu cukup membantu mereka.
"Saya senang sekali harganya murah dibandingkan dengan beli beras di pasar harganya mencapai Rp15 ribu per kilogram. Kami harga pasar murah ini terus dilakukan ke depan sehingga kami masyarakat kecil bisa membelinya,"ujar Nona.
Kepala DKPP Kabupaten Manggarai Timur, Herman Kodi, menerangkan, operasi pasar murah itu dilakukan guna mempertahankan stok pangan khususnya beras di Manggarai Timur yang saat ini sedang menurun dikarenakan panen raya akan dilaksanakan pada bulan Maret 2024 mendatang. Dan juga harga beras yang dijual di pasar saat ini melonjak dimana untuk beras presmium Rp15.000/Kg dan beras medium Rp14.000/Kg.
Selain itu, Kata Herman, pasar Murah itu sengaja dilaksanakan di tempat pusat oleh-oleh untuk memperkenalkan produk-produk UMKM yang dijual di pusat oleh-oleh tersebut.
Selain beras, juga dalam pasar murah itu dijual juga dengan minyak goreng dan gula pasir.