Selasa, 14 April 2026

Tanaman Jagung di Manggarai Timur

Tanaman Jagung Milik Agustinus Rudi Petani Manggarai Timur Kerdil dan Mati

Kurangnya curah hujan di Borong dan umumnya di wilayah Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)

Tayang:
Penulis: Robert Ropo | Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Tanaman Jagung Milik Agustinus Rudi Petani Manggarai Timur Kerdil dan Mati
TRIBUNFLORES.COM/ROBERT ROPO
KEBUN JAGUNG---Aguatinus Rudi petani di Kampung Jati sedang menunjukkan kebun jagung miliknya yang gagal ditumbuhi tanaman jagung. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG----Kurangnya curah hujan di Borong dan umumnya di wilayah Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyebabkan banyak tanaman jagung milik petani kerdil, layu dan bahkan mati. 

Pantauan TRIBUNFLORES.COM, Selasa 16 Januari 2024, di sejumlah kebun jagung milik petani di Desa Nanga Labang, Desa Golo Kantar, dan Desa Compang Ndejing, Kecamatan Borong, terlihat ada tumbuh, namun  terlihat ada yang sedang layu, tumbuh kerdil dan bahkan ada yang terlihat mati atau kering. 

Petani asal Kampung Jati, Desa Nanga Labang, Agustinus Rudi, kepada TRIBUNFLORES.COM, Selasa 16 Januari 2024, mengaku sudah dua kali tanam jagung di kebun miliknya seluas 1 hektar. Tanam pertama pada bulan November 2023 lalu, namun semuanya mati dan gagal tumbuh. 

Kemudian pada awal Januari 2024, Ia kembali menanam jagung, namun jagung gagal tumbuh dan sebagian tumbuh kerdil dan layu-layu. 

 

 

Baca juga: Curah Hujan Tidak Tentu di Sikka, Tanaman Jagung Dimakan Ulat Grayak

 

 

"Saya tanam lagi kemarin awal bulan Januari itu, tapi hasilnya sama juga ini mau mati lagi, babakan ada yang tumbuh kerdil satu-satu saja," ujarnya. 

Rudi mengaku ia mengalami kerugian besar berupa biaya pembelian obat untuk mematikan rumput, biaya pembelian bibit dan juga kerugian terbesar adalah kehilangan penghasilan dari komoditi jagung. 

"Saya rugi besar dari biaya beli bibit, beli obat kimia untuk mematikan rumput, dan juga hasil dari jagung ini. Kalau hujan normal saya bisa panen sampai 2 ton jagung sekali panen, tetapi ini sayang sekali," Ujarnya. 

Rudi berharap, agar dengan pemberitaan media ini, pemerintah bisa membantu bibit atau bantuan lainya. (rob)

 Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News


 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved