Jumat, 29 Mei 2026

Pembunuhan di Malaka

Dicurigai Mendalami Ilmu Hitam, Harun Dibacok Luka Parah 

Warga Desa Bani-Bani di Kabupaten Malaka menceritakan pengalaman masa lalu belajar ilmu hitam di Semua dibacok hingga luka parah.

Tayang:
Editor: Egy Moa
zoom-inlihat foto Dicurigai Mendalami Ilmu Hitam, Harun Dibacok Luka Parah 
POS-KUPANG.COM/HO
Harun, korban pembacokan dirawat di RSUD Atambua, Kabupaten Belu.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka

POS-KUPANG.COM, BETUN- Seorang pria disapa Harun, asal Desa Bani-Bani, Kecamatan Io Kufeu, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT yang dicurigai mendalami ilmu hitam hingga dibacok  pakai parang mengalami luka parah oleh Anggelinus Meak alias Linus, Senin 1 Januari  2024. 

Harun dibacok karena menceritakan kisah masa lalunya yang pernah mendalami ilmu hitam di Semau kepada pelaku,Anggelinus Meak alias Linus. 

"Saya kuatir karena korban menceritakan kalau dia pernah mendalami ilmu hitam/ilmu keras di Semua, sehingga mereka tidak dikaruniai seorang anak. Setiap isterinya melahirkan anaknya selalu meninggal dunia," jawab Kapolres Malaka, AKBP Rudi Junus Jakob Ledo, SH.,SIK melalui Kasat Reskrim Polres Malaka, AKP Salfredus Sutu, SH menirukan keterangan pelaku kepada POS-KUPANG.COM, Rabu 17 Januari 2024. 

Menurut pelaku, korban bercerita bahwa selama ini tidak dikaruniai seorang anak, karena sedang mendalami ilmu hitam/ilmu keras di Semau. Pelaku mencoba  membacok Harun menggunakan parang membuatnya luka parah.

Baca juga: ODGJ Asal Malaka Hilang Dua Bulan Ditemukan Meninggal di Kota Kupang

 

 

"Tindak pidana itu terjadi pada Senin 1 Januari 2024 sekitar pukul 16.00 Wita di pondok kebun milik Harun di Dusun Tunuahu B, Desa Bani-Bani, Kecamatan Io Kufeu, Kabupaten Malaka," sebut Salfredus Sutu.*

sumber: pos-kupang.com 

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved