PMI Flores Timur
10 PMI Ilegal asal Flores Timur Dideportasi dari Malaysia
Deportasi 10 warga Flores Timur dari Malaysia memberi pelajaran berharga bagi calon Pekerja Migran Indonesia yang bekerja secara ilegal di luar negri.
Penulis: Paul Kabelen | Editor: Egy Moa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/PMI-TIBA-DI-LARANTUKA.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kabelen
TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA-Warga Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kerap merantau tanpa kelengkapan dokumen resmi atau secara ilegal. Terbaru, sebanyak 10 Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural dideportasi dari Malaysia.
Mereka merantau tanpa paspor dipulangkan melalui transportasi laut dan tiba di Pelabuhan Larantuka pada Rabu, 13 Maret 2024.
Ketua Jaringan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Yayasan Permata Bunda Berbelas Kasih Flores Timur, Benedikta Noben da Silva, mengatakan 10 PMI pria itu langsung diarahkan ke kampung halamannya masing-masing.
"Mereka dipulangkan dari Malaysia ke Nunukan, kemudian menuju Larantuka dengan kapal (KM) Lambelu," ujar Noben, sapaannya.
Baca juga: Bawaslu Flores Timur Jangan Tebang Pilih Kepala Desa Terlibat Dugaan Pidana Pemilu
Selain 10 warga Flores Timur, ujar Noben, ada satu warga Lembata juga dipulangkan secara bersamaan.
"Semanya laki-laki tambah 1 orang dari Lembata. Jadi ada 11 orang," ujarnya.
Dia menambahkan, mereka diberikan arahan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Flores Timur dan aparat setempat.
"Setelah makan dan ada arahan dari aparat baru dipulangkan ke rumah masing-masing," jelas Noben. *
Berita TRIBUNFLORES.COM lainnya di Google News
| Belasan Rumah Terendam Banjir dan Puluhan Keluarga di Naibonat Mengungsi ke Puskesmas |
|
|---|
| Cuaca Ekstrem Berdampak di 20 Kabupaten di NTT |
|
|---|
| Evaperca Kopdit Obor Mas Harus Munculkan Komitmen Pertobatan, Target dan Rencana |
|
|---|
| Angin Kencang Menerjang Tanaman Padi Siap Panen di Sikka |
|
|---|
| Ibu Hamil Dievakuasi Menyeberangi Banjir di Desa Oelatimo, Jalani Operasi Caesar di Kota Kupang |
|
|---|