Cuaca Ekstrem di Labuan Bajo
Cuaca Ekstrem di Labuan Bajo, KSOP Keluarkan Notice to Marine
eringatan itu dikeluarkan menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Komodo
Penulis: Berto Kalu | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Kapal-wisata-di-Labuan-Bajo-dilarang-berlayar.jpg)
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu
POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo mengeluarkan Notice to Marine atau peringatan ke kapal wisata di Labuan Bajo untuk waspada potensi gelombang tinggi dan angin kencang.
Peringatan itu dikeluarkan menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Komodo soal potensi cuaca ekstrem di wilayah Manggarai Barat pada 4-10 April 2024.
"Diharapkan untuk kapal-kapal yang berlayar di Labuan Bajo dan kawasan Taman Nasional Komodo untuk waspada dan selalu memperhatikan cuaca sebelum berlayar," jelas Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, Kamis 4 April 2024.
KSOP juga mengimbau, nahkoda wajib memperhatikan prediksi cuaca BMKG. Jika terkena cuaca buruk di laut disarankan kembali ke pelabuhan dan tidak memaksakan berlayar.
Baca juga: Angin Kencang, Pohon Waru di Kota Baru Sikka Tumbang
"Kepala nahkoda untuk memastikan kelaiklautan kapal dan berlindung jika cuaca buruk. Selalu berkoordinasi dengan Syahbandar dan Basarnas jika mengetahui cuaca semakin memburuk," imbuhnya.
Stephanus mengatakan, pihaknya akan menutup pelayanan surat persetujuan berlayar (SPB) atau menutup pelayaran apabila cuaca semakin memburuk.
Sebelumnya, BMKG Stasiun Meteorologi Komodo Menurut BMKG, memprediksi potensi cuaca ekstrem di Labuan Bajo, Manggarai Barat pada 4 sampai 10 April 2024.
Kepala BMKG Stasiun Komodo, Maria Seran mengatakan cuaca ekstrem berupa hujan ringan hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di 12 kecamatan di Manggarai Barat.
BMKG mengimbau masyarakat mengantisipasi dampak yang dapat ditimbulkan dari cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, rusaknya bangunan dan fasilitas umum lainnya.
Sementara untuk warga yang bermukim di topografi curam atau tebing diminta waspada potensi longsor ketika turun hujan dengan durasi panjang. (uka)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News