Prakiraan Cuaca
Cuaca Ekstrem Landa NTT, BMKG NTT Minta Warga Selalu Waspada
Cuaca ekstrem berpeluang melanda Provinsi NTT.Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG memperingatkan warga untuk waspada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/SIKLONIK-LAUT-TIMOR.jpg)
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
TRIBUNFLORES.COM, KUPANG - Cuaca ekstrem berpeluang melanda Provinsi NTT.
Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG memperingatkan warga untuk waspada.
Kepala Stasiun Meteorologi Kupang Sti Nenot'ek mengatakan, merujuk analisis dinamika atmosfer dan laut, terpantau adanya pusaran angin masuk (sirkulasi siklonik) disebelah Utara NTT atau Laut Flores sehingga membentuk daerah pertemuan dan belokan angin di wilayah NTT.
Dari situ, diprakirakan tanggal 04 April 2024 terpantau adanya daerah pusaran angin masuk (sirkulasi siklonik) disebelah Barat Daya Sumba, didukung dengan suhu muka laut yang hangat.
Baca juga: Wisata Sejarah, Rakor Jaket Bung Karno Akan Berlangsung 30 Mei hingga 4 Juni 2024 di Ende NTT
Ada juga kelembapan udara yang tinggi dari lapisan bawah hingga lapisan atas atmosfer juga ikut mendukung terbentuknya daerah pertemuan angin di wilayah NTT serta Equatorial Rossby Wave yang sudah aktif sejak tanggal 2 April 2024.
"Hal ini meningkatkan potensi hujan ringan lebat bahkan ekstrim yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat," kata dia, Rabu 3 April 2024.
BMKG mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat bahkan ekstrim yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat di seluruh seluruh wilayah di NTT.
"Masyarakat diimbau agar tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan dampak bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi," ujarnya.
Baca juga: Batok Kelapa hingga Bonsai Jutaan Rupiah Dipamerkan saat Festival Bale Nagi di Larantuka
Bencana hidrometeorologi itu seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, dan sambaran petir.
Bagi warga yang ditinggal di daerah topografi curam atau tebing patut waspada akan potensi longsor dan banjir bandang pada saat terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat bahkan ekstrim yang terjadi dalam durasi yang panjang.
"Selalu memantau perkembangan informasi dan peringatan dini cuaca ekstrim dari BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang," katanya. (fan)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
| Wisata Sejarah, Rakor Jaket Bung Karno Akan Berlangsung 30 Mei hingga 4 Juni 2024 di Ende NTT |
|
|---|
| Pilkada Serentak 2024, KPU NTT Sebut 8 Kabupaten Tidak Berjalan Maksimal |
|
|---|
| Getaran Banjir Gunung Lewotobi Terekam, Warga Lereng Diminta Waspada |
|
|---|
| Batok Kelapa hingga Bonsai Jutaan Rupiah Dipamerkan saat Festival Bale Nagi di Larantuka |
|
|---|