Rabu, 27 Mei 2026

Longsor di Lembata

Intensitas Hujan Tinggi Sebabkan Longsor dan Jalan Putus di Lembata

Pemda Lembata telah menyampaikan koordinasi ke desa supaya meminta warga mewaspadai bencana hidrometeorologi

Tayang:
Penulis: Ricko Wawo | Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Intensitas Hujan Tinggi Sebabkan Longsor dan Jalan Putus di Lembata
TRIBUNFLORES.COM/RICKO WAWO
Warga bersama personil TNI dan Polri berada di lokasi untuk mengevakuasi kendaraan roda dua yang hendak melintas. Mereka membantu pengendara mengangkat kendaraan roda dua secara gotong royong, Rabu, 3 April 2024.  

Laporan Reporter Tribun Flores.Com, Ricko Wawo

TRIBUNFLORES.COM, LEWOLEBA-Pemda Lembata telah menyampaikan koordinasi ke desa supaya meminta warga mewaspadai bencana hidrometeorologi seperti angin kencang, banjir, dan longsor. 

Koordinasi ini disampaikan karena kondisi hujan dan angin kencang yang sedang terjadi di Kabupaten Lembata, 01 April 2024 dan nanti akan sampai 03 April 2024.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Lembata Andris Koban mengatakan saat ini wilayah Lembata sedang berada dalam periode masa peralihan dari periode musim hujan menuju periode musim kemarau (masa pancaroba) sehingga suhu permukaan laut menjadi hangat dan kelembapan yang cukup basah di tiap lapisan atmosfer.

Dia melaporkan beberapa dampak dari intensitas hujan yang tinggi di Lembata. 

 

 

Baca juga: Prakiraan Cuaca Flores Hari Ini Kamis 4 April 2024, Sebagian Wilayah Hujan Disertai Petir

 

 

 

1. Longsor di Desa Liwulagang, segmen jalan Liwulagan-Boto : 1 titik. Longsor menutupi badan jalan, akses jalan terputus. Ditangani oleh alat berat dari PUPR. Dimonitor oleh Ibu Kapolres, Pa Ass 2, BPBD dan PUPR, Polsek Nagawutung dan Babinsa TNI.

2. Longsor di segmen jalan Bakan-Lewaji : 21 titik. Longsor menutupi badan jalan, akses jalan terputus. Ditangani alat berat PT. 51. Di monitor oleh BPBD, Kecamatan Atadei, Polsek Atadei, Babinsa TNI.

3. Jalan putus di Wulandoni akibat banjir, segmen jalan Wulandoni (Deker Waimuna). Di tangani alat berat PUPR. Di monitor oleh Kecamatan Wulandoni, Polsek Wulandoni, Babinsa TNI

4. Banjir di kali mati antara Atakera dan Pantai Harapan. 1 korban terseret, luka ringan, motor rusak sedang.

3. Desa Lamalera A, 6 rumah tergenang banjir rendaman akibat luapan kali dari Lemanuk.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved