Lambang Daerah Sikka
Makna Lambang Daerah Kabupaten Sikka, Ini Infonya
Hasil penelusuruan TribunFlores dan data Bappeda Sikka yang diperoleh Sabtu, 13 April 2024 pagi menyebutkan ada makna dari lambang itu
Penulis: Hilarius Ninu | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Penjabat-Sekda-Sikka-Femmy-Bapa-saat-apel-kekuatan-di-Kantor-Bupati-Sikka.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Aris Ninu
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE-Berikut ini makna lambang daerah Kabupaten Sikka. Yang mana makna ini belum tentu diketahui publik.
Hasil penelusuruan TribunFlores.Com dan data Bappeda Sikka yang diperoleh Sabtu, 13 April 2024 pagi menyebutkan ada makna dari lambang daerah tersebut.
Berikut ini urai makna lambang daerah itu :
-Motif sarung adat yang di ambil adalah satu motif sarung yang tertua di tana ai/ Palue disebut "Tipa Tola/Wua Wela" di Sikka Krowe di sebut "Pa tola" dan di Lio unsur Patola terdapat dalam "Lawo Rredu"
Baca juga: Penjabat Bupati Sikka Terima Bantuan Lumbung Sosial dari Kemensos
-Emas yang menjadi tumpuan tangkai Padi dan Kapas adalah emas perhiasan yang di Palue disebut "Koma" di Tana Al dan di Sikka Krowe di sebut "Bahat Tibu" sedangkan di Lio disebut "Ome Mbuli"
-Lidah api sebanyak tujuh buah, angka tujuh merupakan angka magis yang berarti berkesinambungan
Lambang Daerah Kabupaten Sikka mempunyai makna sebagai berikut:
Mencerminkan latar belakang keagungan kebudayaan daerah Kabupaten Sikka