Jumat, 15 Mei 2026

Guru Segel SMKN 5 Kupang

Kadis Pendidikan NTT Buka Segel Sekolah hingga Copot Kepala SMK Negeri 5 Kupang

"Hari ini saya datang ke SMKN 5 untuk bertemu para guru dan pegawai untuk kita sama-sama buka segel ini," kata Ambrosius.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Kadis Pendidikan NTT Buka Segel Sekolah hingga Copot Kepala SMK Negeri 5 Kupang
TRIBUNFLORES.COM / GG
BUKA SEGEL - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo membuka segel di ruang kepala sekolah SMKN 5 Kupang, Selasa 2 Juli 2024. 

TRIBUNFLORES.COM, KUPANG - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Ambrosius Kodo, mendatangi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Kota Kupang, NTT setelah sejumlah guru menyegel ruang kepala sekolah, Selasa (2/7/2024).

Dikutip dari Kompas.Com, Ambrosius datang dan berdialog langsung dengan para guru dan pegawai SMKN 5 Kota Kupang.

Usai dialog, Ambrosius dan para guru lalu membuka segel di ruang kerja kepala sekolah dan pagar sekolah itu.

"Hari ini saya datang ke SMKN 5 untuk bertemu para guru dan pegawai untuk kita sama-sama buka segel ini," kata Ambrosius.

Baca juga: Guru SMK Negeri 5 Kupang Segel Sekolah, Kepsek: Saya Tidak Komen

 

Ambrosius menyebutkan, penyegelan ini adalah bentuk ekspresi dari para guru dan pegawai yang tidak puas dengan kinerja kepala sekolah.

Meski begitu, Ambrosius mengingatkan para guru dan pegawai untuk tidak boleh lagi melakukan aksi penyegelan.

Hal itu karena bangunan yang disegel adalah fasilitas umum milik pemerintah.

"Saya sudah ingatkan mereka bahwa segel menyegel ini tidak boleh lagi terjadi dan mereka semua sudah sepakat dan sama-sama bergandengan tangan membangun lingkungan sekolah ini menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk semua yang kerja," kata Ambrosius.

Termasuk juga lingkungan di sekitar sekolah. Karena, kata dia, sekolah bukan berada di ruang hampa.

Khusus untuk kepala sekolah SMKN 5, Ambrosius telah mencopotnya dari jabatan.

"Kepala sekolah kita copot dan ganti dengan menunjuk pelaksana harian sambil berproses lebih lanjut," ujar Ambrosius.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyegel sekolah dan ruang kerja kepala sekolah, Senin (1/7/2024) siang.

Baca juga: Kepala SMK Negeri 5 Kupang Diduga Selewengkan Dana BOS, Guru dan Pegawai Segel Sekolah

Penyegelan itu dilakukan lantaran para guru kesal dengan Kepala Sekolah berinisial SCA yang diduga menyelewengkan dana biaya operasional sekolah (BOS) dan iuran sekolah.

Tak hanya menutup ruangan, massa aksi juga menempelkan sejumlah poster di depan pintu seperti "Ruangan Bermartabat Ini Tidak Pantas Digunakan oleh Kepala Sekolah Koruptif dan Penipu" serta "Disegel untuk Keadilan".

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved