Selasa, 14 April 2026

Berita Flores Timur

Rumah Warga Lereng Gunung Lewotobi Digenang Air Campur Lumpur

Sejumlah rumah milik warga di Lereng Gunung Lewotobi Laki-laki digenang air bercampur lumpur usai wilayah itu diguyur hujan, Sabtu, 24 Agustus 2024 ma

Tayang:
Penulis: Paul Kabelen | Editor: Ricko Wawo
zoom-inlihat foto Rumah Warga Lereng Gunung Lewotobi Digenang Air Campur Lumpur
TRIBUNFLORES.COM/PAUL KABELEN
Kondisi rumah warga di Desa Hokeng Jaya, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Sabtu, 24 Agustus 2024. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kabelen

TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA-Sejumlah rumah milik warga di Lereng Gunung Lewotobi Laki-laki digenang air bercampur lumpur usai wilayah itu diguyur hujan, Sabtu, 24 Agustus 2024 malam.

Air bercampur lumpur itu merupakan endapan abu vulkanik serta pasir halus akibat aktivitas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki berstatus Level III (Siaga).

Peristiwa ini menambah penderitaan warga sejumlah desa di Kecamatan Wulanggitang dan Ile Bura, Kabupaten Flores Timur. Lumpur cokelat beraroma belerang menggenangi lantai serta seisi perabot rumah.

Seorang warga Desa Hokeng, Kecamatan Wulanggitang, Yois Tolok (25), mengatakan air dan lumpur masuk ke dalam rumah lantaran atap seng sudah bocor.

"Atap sudah robek, jadi air hujan masuk rumah, campur dengan belerang," katanya.

Dia mengatakan, hujan dengan intensitas sedang turun selama beberapa jam. Sedang atap rumah warga sudah rusak tak mampu menahan beban belerang yang mengendap sejak 8 bulan ini.

Kondisi itu membuat dia bersama semua anggota keluarga gelisah lantaran tak bisa tidur nyaman.

Mereka sibuk membersihkan lumpur dengan sapu lidi dan alat pel, kemudian memakai ember untuk menampung hujan bercampur lumpur kental.

"Terpaksa bertahan, mau bagimana lagi, keadaan semakin buat kami menderita," tuturnya.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News


 
 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved