Berita Manggara Timur
Warga Minta Bangun Jalan Sok-Wae Care, Manggarai Timur
Warga pengguna jalan meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Manggarai Timur untuk memperbaiki ruas jalan sok-Wae Care.
Penulis: Robert Ropo | Editor: Ricko Wawo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Badan-jalan-Sok-Wae-Care-terlihat-beralaskan-tanah.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo
TRIBUNFLORES.COM, BORONG-Warga pengguna jalan meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Manggarai Timur untuk memperbaiki ruas jalan sok-Wae Care.
Permintaan itu disampaikan oleh Yohanes Jelabus, Anton Balu, dan sejumlah pengguna jalan lainnya kepada TRIBUNFLORES.COM, Sabtu 24 Agustus 2024.
Yohanes Jebalus mengatakan, kerusakan jalan Sok-Wae Care tepatnya terletak setelah sungai Wae Musur hingga ke sungai Wae Care dengan panjang kerusakan sekitar 2 kilometer.
Kerusakan jalan itu membuat arus transportasi di ruas jalan itu terhambat sebab hampir semua badan jalan yang terbuat dari aspal lapen sudah terkelupas semua.
"Badan jalan berlubang-lubang sehingga kendaraan sulit melintas," ujar Yohanes.
Baca juga: Bantah Tak Ngamuk, Suami Pj Bupati Flores Timur Berdalih Suarakan Masalah Sertifikasi Guru
Anton Balu juga menyampaikan hal yang sama. Anton mengatakan, jalan itu merupakan jalan sangat strategis sebab selain menghubungkan wilayah di wilayah sebelah Wae Musur, juga menghubungkan wilayah Kabupaten Manggarai.
"Jalan ini juga menjadi jalan strategis karena menghubungkan wilayah Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat dan menjadi akses lintas selatan pulau Flores," ujarnya.
Sementara itu pantauan TRIBUNFLORES.COM, terlihat ruas jalan itu hanya beralaskan batu dan tanah. Jalan juga terlihat berlubang-lubang. Tampak kendaraan yang melintas di badan jalan itu juga bodi kendaraan goyang kiri dan kanan.
Sementara dari Kampung Sok sampai di Kampung Ligot sudah dibangun aspal hotmix yang bersumber dari dana pinjaman daerah di Bank NTT.
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
| Bantah Tak Ngamuk, Suami Pj Bupati Flores Timur Berdalih Suarakan Masalah Sertifikasi Guru |
|
|---|
| Imigrasi Jakarta Barat Benchlearning ke Kantor Imigrasi Labuan Bajo |
|
|---|
| Lakpesdam PCNU Lembata Bentuk Forum Mulitipihak untuk Perlindungan Perempuan dan Anak |
|
|---|
| Tiga Anggota TNI AL Diamankan Terkait Kasus Penganiayaan yang Berujung Kematian Pria di Kupang |
|
|---|