Senin, 1 Juni 2026

Penemuan Bayi di Sabu Raijua

Seorang Ibu di Sabu Raijua Diduga Kubur Bayinya Hidup-hidup 

Kemudian munculah seorang perempuan berinisial HH yang rumahnya bersebelahan dengan TKP penemuan jasad. 

Tayang:
Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Seorang Ibu di Sabu Raijua Diduga Kubur Bayinya Hidup-hidup 
HO/POLRES SABU RAIJUA
TKP - Petugas di TKP penemuan jasad bayi di desa Loborui Kecamatan Sabu Liae, Kabupaten Sabu Raijua pada Selasa, 27 Agustus 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema

TRIBUNFLORES.COM, SEBA - Seorang ibu di Sabu Raijua NTT diduga menguburkan bayinya dalam kondisi masih hidup di Desa Loborui Kecamatan Sabu Liae, Kabupaten Sabu Raijua pada Selasa, 27 Agustus 2024.

Terduga pelaku, HH menguburkan bayinya yang berjenis kelamin laki-laki di sebelah rumahnya. 

Sebelum terduga pelaku diamankan, sekitar pukul 15.10 Wita, Kapolsek Sabu Timur, Ipda Mustafir Ibrahim meminta warga untuk menghadirkan di TKP semua perempuan yang masih produktif.

Kemudian munculah seorang perempuan berinisial HH yang rumahnya bersebelahan dengan TKP penemuan jasad. 

Baca juga: Polisi Ungkap Kronologi Penemuan Jasad Bayi di Sabu Raijua, Berawal dari Seekor Anjing Bawa Daging

 

Ketika melihat HH, Ipda Mustafir Ibrahim meminta Bidan Pustu Loborui untuk melakukan pemeriksaan di Pustu karena kondisi fisiknya terlihat sangat lemah dan pucat layaknya orang yang baru melahirkan dan dengan gerak gerik terlihat cemas.

Setelah dibawa ke Pustu Loborui, ada informasi dari warga bahwa HH pernah mengaku ke PJ. Kades Loborui pada tanggal 12 Agustus 2024 yang lalu bahwa dirinya hamil dengan mantan Kades Loborui inisial MDW (pasangan kumpul kebo) karena sang mantan Kades yang bersangkutan memiliki istri dan anak

"HH yang diinterogasi secara intensif di tempat kejadian akhirnya mengakui bahwa jasad bayi tersebut adalah bayi miliknya yang dilahirkan sekitar pukul 01.00 atau pukul 02.00 Wita, dan tidak ada yang membantu proses persalinan,"ungkap Ipda Ibrahim.

Menurut keterangannya, bayi tersebut lahir saat HH ke kamar mandi dan setelah bayi lahir di kamar mandi, terduga pelaku mengambil sebilah pisau untuk memotong tali pusar bayi dan membungkus bayinya yang masih hidup dengan kain dan langsung membuat lubang di tanah di belakang rumahnya untuk menguburkan bayi yang masih hidup tersebut.

Hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Eilogo, dr Desy Riyanti Lambe, diduga bayi dilahirkan dalam keadaan hidup, tetapi untuk lebih memastikannya harus dilakukan autopsi terhadap jasad bayi.

Seekor Anjing Bawa Daging

Sebelumnya, warga Desa Loborui menemukan  jasad seorang bayi di Desa Loborui, Kecamatan Sabu Liae, Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi NTT Selasa, 27 Agustus 2024.

Dalam keterangan Kasat Reskrim Polres Sabu Raijua, Ipda Defri mengungkapkan ada tiga saksi dalam peristiwa penemuan jasad bayi ini yakni Saksi I, Marthen Philip Here (20), Saksi II, Efandi Yopyanto Here (23) dan Saksi III Frederika Agustina Here (45).

"Saksi I sekitar Pukul 10.00 Wita,  ketika duduk di rumahnya, ia melihat seekor anjing milik mereka datang dari arah utara dengan membawa seperti sepotong daging. Kemudian ia mengikuti anjing tersebut, ketika anjing melepaskan gigitannya, ia langsung melempar anjing agar menjauh,"ungkap Def, Selasa 27 Agustus 2024 malam.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved