Debat Paslon Pilkada Ngada 2024

Debat Perdana Pilkada Ngada Berlangsung Meriah, KPU Akui Ada Kesalahan Teknis

Kesalahan teknis tersebut terjadi pada sesi kelima debat, di mana moderator memberikan waktu tambahan yang tidak semestinya kepada salah satu pasangan

Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Ricko Wawo
TRIBUNFLORES.COM/HO.TANGKAPAN LAYAR
KETUA - Ketua KPU Kabupaten Ngada, Stefania Octaviana Meo saat memberikan sambutan pembukaan pada sesi debat pertama Pilkada Kabupaten Ngada, Kamis, 3 Oktober 2024. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo 

TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA – Debat pertama Pilkada Kabupaten Ngada yang digelar pada Kamis, 3 Oktober 2024, di Auditorium Jhon-Tom, Kota Bajawa, berlangsung meriah dan penuh antusiasme masa pendukung kedua paslon.

Suasana semarak tampak di sepanjang debat yang dihadiri oleh para pendukung pasangan calon, panelis, serta pemilih pemula.

Namun, di tengah suksesnya acara tersebut, KPU Kabupaten Ngada mengakui adanya miskomunikasi teknis yang terjadi pada salah satu sesi penting.

Kesalahan teknis tersebut terjadi pada sesi kelima debat, di mana moderator memberikan waktu tambahan yang tidak semestinya kepada salah satu pasangan calon untuk memberikan pernyataan tambahan.

Ketua KPU Ngada, Stefania Octaviana Meo, secara terbuka meminta maaf atas insiden tersebut.

"Moderator memberikan waktu hampir satu menit kepada salah satu paslon untuk memberikan pernyataan, padahal seharusnya tidak ada lagi pernyataan setelah pertanyaan dan jawaban disampaikan," ujar Stefania usai debat kepada TribunFlores.com.

Ia menegaskan bahwa evaluasi akan segera dilakukan untuk memastikan hal serupa tidak terulang pada debat kedua yang dijadwalkan pada 5 November 2025.


Janji Debat Lebih Profesional dan Tema Baru di Debat Kedua


Meski terjadi kesalahan teknis, Stefania memastikan secara keseluruhan acara debat berjalan lancar, aman, dan tertib. 


Dia juga berjanji akan memperbaiki kekurangan di debat selanjutnya. Debat kedua diharapkan bisa berjalan lebih profesional dengan tema baru yang masih didiskusikan bersama panelis.


“Kami akan berdiskusi dengan ketiga panelis terkait tema debat kedua. Tentunya kami ingin debat berikutnya menjadi lebih menarik dan substansial,” jelas Stefania.


Hadirkan Pemilih Pemula untuk Edukasi Politik


Langkah terobosan KPU Ngada dalam debat ini adalah menghadirkan pemilih pemula. Para pemilih muda diundang khusus untuk menyaksikan debat langsung, dengan harapan mereka semakin teredukasi tentang politik dan bisa menggunakan hak pilihnya dengan bijak pada pemilihan 27 November 2024 mendatang.


“Kehadiran mereka sangat penting karena ini adalah pengalaman pertama mereka terlibat dalam Pilkada. Kami ingin mereka paham betul bagaimana proses politik berjalan,” kata Stefania.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved