Sabtu, 25 April 2026

Berita Lembata

Lakpesdam PCNU Lembata Terus Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Anak

Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM) PCNU Lembata menggelar sosialisasi pencegahan perkawinan anak yang diikuti oleh seluru

Tayang:
Editor: Ricko Wawo
zoom-inlihat foto Lakpesdam PCNU Lembata Terus Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Anak
TRIBUNFLORES.COM/IST
Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM) PCNU Lembata menggelar sosialisasi pencegahan perkawinan anak yang diikuti oleh seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Lembata. 

TRIBUNFLORES.COM, LEWOLEBA-Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM) PCNU Lembata menggelar sosialisasi pencegahan perkawinan anak yang diikuti oleh seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Lembata.

Acara ini digelar pada Sabtu (12/10/2024) bertempat di Aula Ankara, Lewoleba dan dihadiri oleh perwakilan Kementerian Agama, pemerintah daerah, serta lembaga perlindungan anak.

Field Coordinator Inklusi Lembata, Nurzaman Damanhuri, mengungkapkan perkawinan anak masih menjadi isu sosial serius di Indonesia, termasuk di Lembata. Oleh karena itu, isu ini harus disikapi secara serius oleh lintas sektoral. 

“Perkawinan anak berdampak negatif terhadap kesehatan reproduksi, pendidikan, dan kesejahteraan sosial, sehingga perlu keseriusan dalam pencegahannya,” ujarnya.

Baca juga: Debat Pilkada Ende: Paket Deo-Do Berkomitmen Tegakkan Supremasi Hukum dan Lindungi Masyarakat Adat

 

 

Tujuan utama dari sosialisasi ini adalah meningkatkan pemahaman aparatur KUA tentang dampak negatif perkawinan anak serta memperkuat peran mereka dalam edukasi dan pencegahannya. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membentuk sinergi antara KUA dan berbagai stakeholder seperti pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat.

"Kami berharap dengan sinergi antara KUA dan stakeholder di daerah ini bisa meminimalisir kasus yang terjadi, sekaligus sebagai upaya mencegah di waktu mendatang," ungkap Nurzaman.

Dengan adanya komitmen dari KUA untuk aktif mensosialisasikan pencegahan perkawinan anak, diharapkan angka perkawinan anak di Lembata dapat ditekan dan generasi muda bisa tumbuh dengan lebih baik.

Acara ini juga melibatkan diskusi dari berbagai narasumber, termasuk aktivis perlindungan anak.

Peserta yang hadir terdiri dari Kepala KUA dan staf dari seluruh kecamatan di Lembata serta perwakilan organisasi masyarakat.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved