Debat Paslon Pilkada Ende 2024
Debat Pilkada Ende: Paket Deo-Do Ungkap Visi Besar Pengembangan Sektor Perikanan dan Kelautan
Selain itu, paket Deo-Do juga berkomitmen meningkatkan infrastruktur dan suprastruktur pendukung serta pemberdayaan masyarakat.
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Hilarius Ninu
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Dunia kelautan dan perikanan di Kabupaten Ende merupakan salah satu target pengembangan sektor ekonomi utama.
Dengan areal laut yang luas di wilayah Utara dan Selatan sejatinya membuat Kabupaten Ende kaya akan hasil laut. Dari total 21 kecamatan di wilayah itu, terdapat empat kecamatan di pesisir utara dan 10 kecamatan di pesisir selatan yang masyarakatnya menggantungkan hidupnya dari laut.
Melihat potensi yang cukup besar di sektor perikanan dan kelautan, pasangan calon bupati dan wakil bupati Ende pada Pilkada tahun 2024, Yosep Benediktus Badeoda dan Dominikus Minggu Mere atau yang lebih dikenal dengan Paket Deo-Do, berkomitmen mengelola sumber daya kelautan secara berkelanjutan.
Selain itu, paket Deo-Do juga berkomitmen meningkatkan infrastruktur dan suprastruktur pendukung serta pemberdayaan masyarakat.
Baca juga: Debat Pilkada Ende: Paket Deo-Do Berkomitmen Tegakkan Supremasi Hukum dan Lindungi Masyarakat Adat
"Dengan program inovasi adalah peningkatan teknologi penangkapan dan budi daya laut, pengembangan olahan hasil laut, pengembangan sistem pemasaran hasil laut yang terpadu dan berbasis digital," kata Yosep Benediktus Badeoda, Calon Bupati Ende nomor urut 1 saat debat kedua, Sabtu, 2 November 2024.
Dia juga mengatakan paket Deo-Do juga akan fokus memperhatikan sampah di kawasan pantai dan laut serta perlindungan biota laut serta Eko wisata laut berbasis masyarakat dan juga melakukan pendampingan nelayan lokal.
Menanggapi pernyataan Yosep Benediktus Badeoda, Calon Bupati Ende nomor urut 2, Erik Rede mengatakan, dirinya belum melihat strategi untuk meningkatkan produksi ikan agar swasembada ikan bisa terwujud.
"Ini yang belum disampaikan lebih terbuka dalam program-program yang konkret untuk bisa mendapatkan swasembada pangan khususnya di bidang kelautan dan perikanan, saya belum melihat strategi itu, tadi yang disampaikan lebih kepada pengelolaan yang setelah panen tapi saat ini kita masih mengalami kekurangan produksi ikan," kata Erik Rede.
Sementara itu, tanggaapan atas pernyataan Yosep Benediktus Badeoda tersebut , Calon Bupati Ende nomor urut 3, Djafar Ahmad mengatakan, dirinya belum melihat strategi untuk menghidupi kehidupan para nelayan.
"Dari nelayan ke papalele, terus belum adanya TPI dan saya belum melihat pembiayaan di sektor perikanan, karena itu sudah di ambil Pemprov, maka saya belum melihat pembiayaan di sektor perikanan dan kelautan menuju peningkatan ekonomi masyarakat," tanggap mantan Bupati Ende ini.
Meski mengkritisi strategi dan program paket Deo-Do terkait pengelolaan perikanan dan kelautan namun Djafar Ahmad memberikan apresiasi kepada Yosep Benediktus Badeoda karena sudah memberikan penjelasan yang cukup baik.
Debat Paslon Pilkada Ende 2024
Paket Deo-Do
Visi Besar Pengembangan Sektor Perikanan dan Kelau
TribunFlores.com
| Pilkada Ende 2024, Paket Gadi Djou-Baleti Hadir dengan Sebuah Visi Besar |
|
|---|
| Debat Paslon Pilkada Ende 2024, Paslon Era Milenial akan Memastikan Koperasi Legal |
|
|---|
| Pilkada Ende 2024, KPU Ende Harap Debat Kedua Jadi Ruang Edukasi untuk Pemilih |
|
|---|
| Kasus Dugaan Politik Uang Pilkada Ende 2024, Bawaslu Ende Limpahkan ke Polisi |
|
|---|
| Debat Pilkada Ende 2024, Paslon Era Milenial Pastikan Pelayanan Publik Bersifat Paralel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Pilkada-Ende-Deo-Do-12.jpg)