Minggu, 26 April 2026

Pilkada Flores Timur 2024

KPPS Bersihkan Abu Vulkanik Gunung Lewotobi di TPS Khusus Penyintas

Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada TPS 01 dan TPS 02 Desa Hokeng Jaya, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, NTT, m

Tayang:
Penulis: Paul Kabelen | Editor: Ricko Wawo
zoom-inlihat foto KPPS Bersihkan Abu Vulkanik Gunung Lewotobi di TPS Khusus Penyintas
TRIBUNFLORES.COM/PAUL KABELEN
Anggota KPPS membersihkan kursi dan meja di TPS 01 yang kotor dengan abu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki, Selasa, 26 November 2024. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kabelen

TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA-Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada TPS 01 dan TPS 02 Desa Hokeng Jaya, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, NTT, membersihkan abu vulkanik yang menempel kursi dan meja, Selasa, 26 November 2024.

Perabot-perabot ini diambil dari Kantor Desa Hokeng Jaya, wilayah terdampak parah erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Setelah diangkut, kursi dan meja yang kotor dengan material belerang diletakkan pada TPS 01 dan TPS 02. 

Dua TPS ini sebelumnya direlokasi dari Desa Hokeng Jaya ke Desa Bokang Wolomatang, Kecamatan Titehena untuk dijadikan tempat pemungutan suara khusus bagi 200 penyintas yang sudah mengungsi di sana sejak 4 November 2024.

Saat diangkut dengan mobil Polairud Polda NTT, perabot-perabot itu masih dalam keadaan kotor. Anggota KPPS mencuci kursi dan meja dengan air yang diambil dari rumah seorang warga, Agustinus Toni Daton.

Baca juga: Warga Nitunglea Palue Sikka Bangun 3 TPS Sejak Pagi Hari, TPS di Sikka Ada 557

Ketua KPPS di TPS 01, Yoseph Raimon Witin (20), mengatakan banyak perabot yang rusak akibat dihantam bubungan atap yang ambruk.

"Kami bawa yang masih bisa dipakai, ada yang sudah rusak," katanya.

Atap ambruk itu, kata Yoseph, akibat meterial kerikil dan pasir yang menumpuk. Bangunan pada kantor itu kini rusak akibat bencana.

Yoseph mengatakan, TPS 01 dan TPS 02 berada berdampingan di dalam satu halaman. Mereka sedang memasang terpal, pengganti dinding pada kedua tenda darurat itu.

"Kursi, meja, dan papan informasi kami bawa ini masih dalam keadaan kotor. Diambil dari Kantor Desa Hokeng Jaya yang keadaanya sudah rusak akibat bencana. Semua perabot kotor jadi kami bersihkan dulu, setelah itu baru kami susun," ujarnya.

Dia menambahkan, distribusi logistik berupa kotak suara dan perlengkapan lainnya segera tiba. Logistik tersebut diangkut dari Larantuka, Ibu Kota Kabupaten Flores Timur.

"Sebentar sudah sampai, sore ini mungkin sudah beres," ungkap Yoseph.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News


Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved