Kamis, 30 April 2026

Peringatan Hari Bersejarah

Peringatan Penting 15 Januari 2025, Ada Hari Desa Nasional dan Hari Dharma Samudera

Pada 15 Januari 2025 ada dua peringatan penting dan bersejarah bagi bangsa Indonesia yakni mempringati Hari Dharma Samudera dan Hari Desa Nasional .

Tayang:
Editor: Cristin Adal
zoom-inlihat foto Peringatan Penting 15 Januari 2025, Ada Hari Desa Nasional dan Hari Dharma Samudera
TRIBUNFLORES.COM /HO-YouTube Akademi Angkatan Laut.
Hari Dharma Samudera - Ilustrasi peringatan Hari Dharma Samudera 2025 dan Hari Desa Nasional 2025. 

TRIBUNFLORES.COM-  Pada 15 Januari 2025 ada dua peringatan penting dan bersejarah bagi bangsa Indonesia. 

Hari peringatan itu adalah Hari Dharma Samudera 2025 dan Hari Desa Nasional 2025.

Berikut sejarah peringatan Hari Dharma Samudera 2025 dan Hari Desa Nasional 2025 dilakukan:

1. Hari Dharma Samudera 2025

Sejarah Hari Dharma Samudera 2025 berkaitan dengan upaya pembebasan Irian Barat.Pertempuran yang terjadi di Laut Arafuru tersebut terjadi pada 15 Januari 1962. 

Baca juga: Sejarah Cekungan Soa di Flores NTT, Kaya akan Penemuan Artefak Batu dan Fosil Fauna

 

 

Peringatan ini  hari yang bersejarah bagi TNI Angkatan Laut. Tujuan dari peringatan Hari Dharma Samudera adalah untuk mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan yang gugur dalam berbagai pertempuran di laut, khususnya pertempuran Laut Aru.

Merujuk pada laman resmi TNI AL, peristiwa itu bermula ketika kapal cepat torpedo RI Macan Tutul, RI Macan Kumbang dan RI Harimau mengemban tugas infiltrasi mendaratkan pasukan di Kaimana.

Hal ini merupakan langkah awal dari Tri Komando Rakyat (Trikora) yang tujuan utamanya adalah membebaskan Irian Barat dari Belanda.

Di tengah situasi genting dengan kekuatan yang tidak seimbang, Komodor Yos Sudarso yang berada di RI Macan Tutul mengambil alih komando dengan melakukan manuver sehingga serangan tertuju pada RI Macan Tutul.

Baca juga: Daftar Peringatan Hari Besar Nasional dan Internasional Januari 2025

RI Macan Kumbang dan RI Harimau berhasil selamat dari serangan. Sementara RI Macan Tutul menjadi korban dalam serangan itu.

Ketika dentuman tembakan meriam melayang di udara, Yos Sudarso menyerukan pesan yang berbunyi "Kobarkan semangat pertempuran".

Tembakan yang dilayangkan kapal Belanda itu mengenai kamar penyimpanan mesiu RI Macan Tutul sehingga menyebabkan kapal tersebut tenggelam dan diikuti dengan gugurnya Komodor Yos Sudarso dan pasukannya pada 15 Januari 1962.

Pengorbanan para pahlawan samudera ini berhasil mengobarkan sentimen nasional untuk segera mengembalikan Irian Barat ke pangkuan ibu pertiwi dan berhasil diwujudkan pada 1 Mei 1963.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved