El Tari Memorial Cup 2025
Hasil El Tari Memorial Cup, Sergio FC Vs BMU Alor Pantar Imbang
Duel sengit ini berlangsung dengan penuh tensi, namun hingga peluit panjang dibunyikan, kedua tim gagal mencetak gol, mengakhiri laga dengan skor 0-0
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/BERTANDING-Pertandingan-ketiga-ETMC-Sergio-FC-VS-BMU-Alor-Pantar.jpg)
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM/Yuan Lulan
TRIBUNFLORES.COM, KUPANG - Hari kedua turnamen Liga 4 Indonesia El Tari Memorial Cup (ETMC) NTT XXXIII 2025 menampilkan pertandingan ketiga yang mempertemukan Sergio FC dari Kabupaten Malaka melawan BMU Alor Pantar, Selasa 4 Maret 2025,
Duel sengit ini berlangsung dengan penuh tensi, namun hingga peluit panjang dibunyikan, kedua tim gagal mencetak gol, mengakhiri laga dengan skor kacamata 0-0.
Pertandingan dimulai dengan tempo permainan yang relatif lambat. Sergio FC, yang mengenakan seragam hitam kuning, dan BMU Alor Pantar saling bertukar serangan sambil beradu strategi dan taktik.
Baca juga: Hasil Liga 4 ETMC 2025: Sihir Crespo Hale dan 10 Pemain Bintang Timur Bungkam Perse Ende
Beberapa peluang tercipta di kedua sisi, namun penjaga gawang dari masing-masing tim tampil solid menggagalkan setiap tendangan yang mengarah ke gawang.
Situasi memanas ketika terjadi pelanggaran keras di tengah babak pertama.
Pemain BMU Alor Pantar bernomor punggung 13 mengalami cedera akibat benturan dan terpaksa ditandu keluar lapangan untuk mendapatkan perawatan medis.
Hingga akhir babak pertama, skor tetap bertahan 0-0, mencerminkan ketatnya pertahanan kedua tim.
Memasuki babak kedua, Sergio FC langsung mengambil inisiatif menyerang. Mereka memberikan tekanan kepada lini pertahanan BMU Alor Pantar, namun lagi-lagi penjaga gawang BMU tampil gemilang menggagalkan serangan-serangan berbahaya.
Tempo permainan mulai meningkat, dengan kedua tim tampak lebih agresif dalam mencari gol pembuka.
Sergio FC sempat mendominasi di awal babak kedua. Pada satu momen, mereka mendapat tendangan bebas yang dieksekusi oleh pemain bernomor punggung 10.
Tendangan keras itu mengarah ke gawang, namun penjaga gawang BMU Alor Pantar dengan sigap menangkis bola, menyelamatkan timnya dari kebobolan.
Kedua tim kemudian melakukan pergantian pemain untuk menyegarkan permainan. Menjelang akhir babak kedua, tempo pertandingan semakin cepat.
Sergio FC dan BMU Alor Pantar saling bergantian melancarkan serangan, namun tidak ada gol yang tercipta karena kokohnya lini pertahanan dan ketangguhan kedua penjaga gawang.