Jumat, 24 April 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Rabu 12 Maret 2025, Niniwe Itu Bertobat

Mari simak renungan Katolik Rabu 12 Maret 2025.Tema renungan Katolik yaitu Niniwe itu bertobat.Renungan katolik disiapkan oleh Bruder Pio Hayon SVD.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Katolik Rabu 12 Maret 2025, Niniwe Itu Bertobat
TRIBUNFLORES.COM / HO-BRUDER
Br. Pio Hayon, SVD.Mari simak renungan Katolik Rabu 12 Maret 2025.Tema renungan Katolik yaitu Niniwe itu bertobat.Renungan katolik disiapkan oleh Bruder Pio Hayon SVD. 

"Angkatan ini tidak akan diberi tanda selain tanda Nabi Yunus."

Sekali peristiwa Yesus berbicara kepada orang banyak yang mengerumuni Dia, "Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menuntut suatu tanda, tetapi mereka tidak akan diberi tanda selain tanda Nabi Yunus.

Sebab sebagaimana Yunus menjadi tanda bagi orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda bagi angkatan ini.

Pada waktu penghakiman ratu dari Selatan akan bangkit bersama orang dari angkatan ini dan akan menghukum mereka: Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat Salomo, dan sungguh, yang ada di sini lebih daripada Salomo!

Pada waktu penghakiman orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan mereka akan menghukumnya.

Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus, dan sungguh, yang ada di sini lebih daripada Yunus!"

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Katolik

Saudari/a yang terkasih dalam Kristus

Salam damai  sejahtera untuk kita semua. Pertobatan itu sebuah upaya kembali ke jalan yang benar setelah ada dosa atau kesalahan yang dibuat. Pertobatan bisa saja terjadi secara individu tapi juga bisa secara kolektif. Hal ini bisa terjadi kalau ada satu kesadaran bersama atas kesalahan atau dosa yang dibuat dan kesadaran kolektif itulah yang bisa menghantar orang kepada pertobatan. 

Saudari/a terkasih dalam Kristus

Hari ini kita akan merenungkan satu tema yakni "Niniwe Itu Bertobat". Tema ini mengajak kita untuk merenungkan arti penting pertobatan dan respons kita yang tepat terhadap panggilan Tuhan. Dalam bacaan dari Yunus, kita melihat bagaimana kota Niniwe, yang terkenal karena kejahatannya, mendengarkan pesan Tuhan melalui Yunus dan akhirnya bertobat. Ini adalah pengingat bagi kita bahwa tidak ada yang terlalu jauh dari kasih dan pengampunan Tuhan.

Dalam bacaan pertama (Yunus 3:1-10), kita menyaksikan perubahan dramatis dalam hati orang Niniwe. Setelah menerima berita tentang kebinasaan dari Tuhan, mereka tidak hanya mendengar, tetapi juga bertindak. Raja mereka memimpin dengan memberi contoh, mengenakan kain kabung dan duduk di abu, serta memerintahkan semua orang untuk berpuasa dan bertobat. Pertobatan mereka bukan hanya sebatas kata-kata, tetapi diikuti dengan tindakan nyata.

Sedangkan dalam Injil (Lukas 11:29-32), Yesus mengingatkan kita tentang pentingnya percaya dan bertobat. Ia menyatakan bahwa generasi yang jahat akan mencari tanda, tetapi tanda yang diberikan adalah Nabi Yunus. Seperti yang dialami oleh Niniwe, kita pun diajak untuk membuka hati dan pikiran kita terhadap panggilan Tuhan, tanpa harus menunggu tanda-tanda yang spektakuler.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved