Bahan permenungan dan refleksi kita dengan pertanyaannya adalah, sejauh mana kita responsif terhadap panggilan Tuhan dalam hidup kita? Apakah kita menunggu "tanda" sebelum kita bertindak? Atau, seperti orang Niniwe, kita bersedia untuk mendengar dan bertobat dari jalan yang salah?
Kita mungkin memiliki berbagai alasan untuk menunda pertobatan, tetapi Niniwe menunjukkan bahwa pertobatan yang tulus dapat membawa perubahan yang luar biasa. Tuhan selalu siap untuk mengampuni dan menerima kita kembali.
Saudari/a terkasih dalam Kristus
Pesan untuk kita, pertama: mari kita renungkan bagaimana kita bisa lebih responsif terhadap panggilan Tuhan. Apakah ada area dalam hidup kita yang perlu kita serahkan dan pertobatkan? Kedua, dengan mengikuti teladan Niniwe, mari kita ambil langkah nyata menuju pertobatan dan terus berdoa agar Tuhan membimbing kita dalam perjalanan iman kita. Ketiga, semoga kita juga menjadi alat Tuhan dalam mengajak orang lain untuk bertobat dan kembali kepada-Nya. (kgg).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News