Minggu, 12 April 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Harian Katolik Jumat 14 Maret 2025, Segeralah Berdamai  

Mari simak renungan harian Katolik Jumat 14 Maret 2025.Tema renungan harian Katolik segeralah berdamai.Renungan harian katolik disiapkan oleh Pastor.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Harian Katolik Jumat 14 Maret 2025, Segeralah Berdamai  
TRIBUNFLORES.COM / GG
RENUNGAN HARIAN KATOLIK PATER JOHN LEWAR - Mari simak renungan harian Katolik Jumat 14 Maret 2025. Tema renungan harian Katolik segeralah berdamai. Renungan harian katolik disiapkan oleh Pastor John Lewar, SVD. 

Oleh: Pastor John Lewar, SVD

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan harian Katolik Jumat 14 Maret 2025.

Tema renungan harian Katolik segeralah berdamai.

Renungan harian katolik disiapkan oleh Pastor John Lewar, SVD.

Renungan harian Katolik disiapkan untuk pekan biasa Prapaskah I.

Renungan harian Katolik ada dibagian akhir artikel ini.

Baca juga: Renungan Katolik Jumat 14 Maret 2025, Harus Hidup Lebih Benar dan Setia

 

Jumat 14 Maret 2025 merupakan Hari Jumat biasa Pekan I Prapaskah, Santa Matilda, Pengaku Iman, dengan Warna Liturgi Ungu.

Adapun bacaan liturgi Katolik hari Jumat 14 Maret 2025 adalah sebagai berikut:

Bacaan Pertama Yehezkiel 18:21-28

"Adakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? Bukankah kepada pertobatannya Aku berkenan supaya ia hidup?"

Beginilah Tuhan Allah berfirman, "Jikalau orang fasik bertobat dari segala dosa yang dilakukannya, dan berpegang pada segala ketetapan-Ku serta melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup, ia tidak akan mati.

Segala durhaka yang dibuatnya tidak akan diingat-ingat lagi, ia akan hidup karena kebenaran yang dilakukannya. Adakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? firman Tuhan Allah.

Bukankah kepada pertobatannya Aku berkenan, supaya ia hidup? Jikalau orang benar berbalik dari kebenarannya dan melakukan kecurangan seperti segala kekejian yang dilakukan orang fasik, apa ia akan hidup? Segala kebenaran yang dilakukan tidak akan diingat-ingat lagi.

Ia harus mati karena ia berubah setia, dan karena dosa yang dilakukannya. Tetapi kamu berkata: Tindakan Tuhan tidak tepat! Dengarlah dulu, hai kaum Israel! Apakah tindakan-Ku yang tidak tepat, ataukah tindakanmu yang itdak tepat.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved