Renungan Katolik Hari Ini
Renungan Harian Katolik Jumat 14 Maret 2025, Segeralah Berdamai
Mari simak renungan harian Katolik Jumat 14 Maret 2025.Tema renungan harian Katolik segeralah berdamai.Renungan harian katolik disiapkan oleh Pastor.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/RENUNGAN-HARIAN-KATOLIK-PATER-JOHN-LEWAR.jpg)
Dalam khotbah di bukit berkatalah Yesus kepada murid-murid-Nya, "Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga.
Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum;
siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.
Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.
Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas.
Demikianlah Injil Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.
Renungan Katolik
Meditatio:
Dalam injil Matius (5:20-26) hari ini, Yesus meminta kita supaya menjalankan hidup keagamaan dengan berdamai dengan sesama dan Tuhan serta menjalankan praktek kasih dalam kehidupan setiap hari. Yesus mengatakan: “Jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah, dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mesbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu” (Mat 5:24).
Sabda Yesus mengingatkan kita bahwa berdamai dengan saudara dapat lebih berharga daripada mengikuti ibadat di kenisah. Berdamai dahulu dengan saudara lebih berharga daripada mengikuti kegiatan doa atau
Misa di lingkungan atau di gereja namun hati masih menyimpan
kemarahan, kejengkelan, benci dan dendam dengan saudara atau
anggota keluarga. Berdamai dahulu, baru mengikuti kegiatan doa atau
Misa dengan hati damai, penuh kelepasan dan sukacita. Itulah ibadah
yang sejati, bukan hanya secara lahiriah – formalistis belaka.
Yesus menegaskan bahwa berdamai adalah hal yang sangat penting.
Banyak orang tidak bisa menikmati hidup karena tidak ada damai di hati.
Orang tidak bisa tidur, tidak pernah tenang pikiran dan hatinya, karena
belum atau tidak bisa berdamai dengan saudara. Orang tidak mengalami
damai di hati karena tidak bisa memaafkan atau karena gengsi, sekalipun
bersalah namun tidak mau meminta maaf.
Yesus berkata lebih lanjut, “Segeralah berdamai dengan lawanmu selama
engkau bersama-sama dia di tengah jalan” (ay. 25) atau selama engkau
ada di mobil atau selama engkau ada di rumah atau di tempat yang
masih bisa dijangkau. Jangan lewatkan momentum untuk mengalami
damai lewat pengampunan timbal-balik. Jika hal ini terjadi, Anda akan
menikmati bahwa hidup ini indah. Indah, karena ada kasih dan
pengampunan. Indah, karena mengalami cinta Allah yang berbelas
kasihan, yang mendamaikan, yang menggerakkan diri untuk segera
berdamai. Indah, karena hidup dalam damai.
Kita mohon rahmat Allah agar mampu menempuh jalan cinta Allah yang
berbelas kasihan, jalan yang membawa damai dan damai yang membawa
kepada keindahan hidup. Ingat, hidup hanya sekali, itu pun kita tidak
tahu berapa lama kita akan hidup. Oleh karena itu, jalanilah hidup ini
dengan damai. Jika suatu saat terjadi konflik atau pertengkaran yang
merenggut rasa damai, segeralah saling berdamai!
Renungan Harian Katolik Jumat 14 Maret 2025
Renungan Katolik Jumat 14 Maret 2025
Pater John Lewar SVD
Tribun Flores.com
| Renungan Katolik Jumat 14 Maret 2025, Harus Hidup Lebih Benar dan Setia |
|
|---|
| Injil Katolik Hari Ini Jumat 14 Maret 2025 Lengkap Renungan Harian Katolik |
|
|---|
| Bacaan Liturgi Hari Ini Jumat 14 Maret 2025, Pesta Fakultatif Santa Matilda, Pengaku Iman |
|
|---|
| Bacaan Injil Katolik Hari Ini Jumat 14 Maret 2025 Lengkap Renungan Harian Katolik |
|
|---|