ETMC Kota Kupang 2025
Ini Persiapan Panitia dan Asprov PSSI NTT Jelang Final ETMC XXXIII 2025
Yang diwakili oleh ketua panitia Reny Marlina Un dan sekjen Asprov PSSI NTT Abdul Muis saat hadir dalam podcas Pos Kupang, Kamis (20/3/2025) mengun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Abdul-Muis.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, KUPANG – Jelang fase akhir turnamen El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIII 2025, panitia dan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Nusa Tenggara Timur (NTT).
Yang diwakili oleh ketua panitia Reny Marlina Un dan sekjen Asprov PSSI NTT Abdul Muis saat hadir dalam podcas Pos Kupang, Kamis (20/3/2025) mengungkapkan terus berupaya meningkatkan kualitas kompetisi, keamanan, regulasi dan juga termasuk dalam aspek kepemimpinan pertandingan.
Asprov PSSI NTT Datangkan Wasit Liga 1 untuk Babak 8 Besar hingga Final
Sekretaris Jenderal Asprov PSSI NTT, Abdul Muis, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mendatangkan wasit dari Liga 1 untuk memimpin laga sejak babak 8 besar hingga final.
Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk respon terhadap berbagai opini publik yang berkembang terkait kinerja wasit lokal selama turnamen berlangsung.
Baca juga: Semifinal Jelang Laga ETMC XXXIII, Adi Atep Optimis Bawa Pulang Trofi ke Ende
"Banyak hal yang menjadi catatan buat Asprov, terutama tentang yang terjadi di lapangan. Kami juga mencermati di media sosial banyak netizen yang mempermasalahkan soal wasit. Itu yang paling utama," ujar Abdul Muis.
Ia mengakui bahwa kualitas dan jam terbang wasit lokal masih terbatas, yang kerap menimbulkan persepsi negatif dari berbagai pihak, meskipun keputusan yang diambil sudah benar.
Oleh karena itu, Asprov berupaya membangun persepsi positif terhadap kompetisi ini, khususnya dalam aspek sportivitas dan rasa hormat terhadap wasit.
"Keputusan mendatangkan wasit Liga 1 ini merupakan kebijakan langsung dari Ketua dan Wakil Ketua Asprov sebagai bentuk respon atas dinamika yang terjadi. Ini langkah konkret untuk meningkatkan kualitas turnamen," tambahnya.
Evaluasi Panitia: Persiapan Maksimal Meski Ada Kekurangan
Ketua Panitia ETMC XXXIII Kota Kupang, Reny Marlina Un, memastikan bahwa panitia terus melakukan persiapan yang maksimal untuk kelancaran turnamen.
"Kami selalu melakukan evaluasi setiap hari. Walaupun persiapan sudah maksimal, tetap ada saja kekurangan. Namun, kami bersyukur karena mendapat banyak dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah melalui dinas kebersihan, dinas kesehatan, dan dinas pemuda dan olahraga," ungkapnya.
Mengenai potensi kendala akibat hujan, Reny menyebut bahwa sistem drainase di Stadion Oepoi sudah cukup baik.
"Lapangan hanya satu, jadi kalau hujan turun, pertandingan hanya akan dihentikan sementara. Sistem drainase sudah bagus, sehingga air cepat meresap. Kami juga menyiapkan alat untuk mempercepat penyedotan air jika diperlukan," jelasnya.
Penegakan Regulasi dan Sanksi bagi Tim yang Melanggar
Wasit Liga 1 di ETMC
Babak 16 Besar ETMC XXXIII
Lolos ke Babak 8 Besar ETMC XXXIII
ETMC Kota Kupang 2025
TribunFlores.com
| Semifinal Jelang Laga ETMC XXXIII, Adi Atep Optimis Bawa Pulang Trofi ke Ende |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Pamit ke Kebun, Pria Lansia di Sikka Ditemukan Tewas Terapung di Teluk Maumere |
|
|---|
| BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi 1,25 - 2,5 Meter di Perairan NTT 20-21 Maret 2025 |
|
|---|
| Semifinal ETMC 2025, Adu Tangguh Crespo Hale dan Pati Sari Aukoli |
|
|---|